Beranda Kota Kupang Naik Status, 40 Mantan Anggota DPR Kota Kupang  Akan Dipanggil Kembali

Naik Status, 40 Mantan Anggota DPR Kota Kupang  Akan Dipanggil Kembali

Kupang,lensantt- Kasus Pembagian tanah milik pemerintah Kota (Pemkot) Kupang naik status ke tahap Penyelidikan Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTT.
Dengan demikian, 40 orang mantan anggota DPRD Kota Kupang peroide 2014-2019 akan kembali dipanggil pihak Kejati NTT.
” Kami sepakat perkara dari penyelidikan inteljen ke Penyelidikan Pidsus kejati maka kami 40 orang mantan Anggota DPRD Kota Kupang akan dipanggil kembali,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang Oder Maks Sombu kepada wartawan di Kantor Kejaksaan Tinggi NTT Senin (20/07/2020).
Selain itu, pihak Kejati NTT juga akan menjadwakan pemanggilan ulang mantan Walikota Yonas Salean.
“Tentu kami akan jadwalkan pemanggilan ulang Mantan Walikota Yonas Salean,” tegasnya.
Dengan kenaikan staus ke penyelidikan Pidsus diharapkan bisa dapat mendapatkan bukti-bukti soal aset milik pemkot ini.
” yang kita kejar adalah aset negara,” kata dia.
Ia mengatakan, saat melakukan penyelidikan intelijen pembagian tanah pada tahun 2016-2017.
Pada tahun itu lanjut dia, mantan walikota Kupang Yonas  juga menerima tanah itu. Selain itu, ada juga mantan Kepala Pertanahan Kota Kupang Thomas Maure dan Sumral dan beberapa oknum pejabat lainnya.
Saat ini lanjut dia, sudah 19 buah sertifikat yang ada di tangan Kejakasaan sedangkan 2 buah sertfikat lainnya akan diambil.
” Semoga pemilik dua sertifikat ini mau pro aktif untuk menyerahkan ke Pihak kejati,” kata dia.
Ia mengakui, dari SK penunjukan terbukti Mantan Walikota Kupang Yonas Salean membagi-bagikan tanah itu.
Ia menegaskan, Soal ukuran tanah tanah berfariasi ada 300 M2 dan 700 M2.” Jumlahnya bervariasi,” kata dia. (Ikz/tim)
Baca Juga :  Dulu Polemik, Kini Bundran PU Jadi Berkat Untuk PKL
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Aliansi Solidaritas Besipae : Warga Gantungkan Hidup Di Hutan Pubabu

Kupang, lensantt.com- Persoalan antara Pemprov NTT dan waga Besipae terus bergulir. Kali ini Oraganisasi yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Besipae menggelar aksi di kantor Gubernur...

Tolak Pembangunan Sarana Di TNK,  Formapp Mabar “Serbu” Kantor DPRD Mabar 

Labuan Bajo,lensantt.com – Kelompok  masyarakat yang tergabung dalam Forum dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Kabupaten Manggarai Barat, NTT menggelar aksi unjuk rasa di DPRD dan...

Kabupaten/Kota Sepakat “Suntik”  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Untuk  Pemenuhan Modal Inti Rp. 3 Triliun Tahun 2024 pada PT. BPD NTT, sebagai pemenuhan POJK 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Untuk...

Motivasi Yosef Tanu Dari “Taman Eden”

Kefamenanu,lensantt.com- "Sang Motivator" Kalimat ini pantas di sandangkan kepada Yosef Tanu bagaimana tidak kendati sudah menduduki jabatan penting di jajaran birokrasi Kabupaten  TTU ia...

Komitmen Kesejahteraan Dari Bank NTT Dan Pemda Untuk Masyarakat Sumba Barat

Kupang,lensantt.com - Untuk membangun sebuah daerah pihak pemda tentunya membutuhkan suport dari pihak lain. Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat yang menggandeng...