Kupang, lensantt— Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kupang terus mengintensifkan program Jebol (Jemput Bola) untuk membawa layanan adminduk langsung ke sekolah, kelurahan, dan titik-titik masyarakat yang sulit mengakses kantor pemerintahan. Menurut Kepala Dinas, Angela Tamo Inya, pada Senin 1 Desamber 2025 menegaskan upaya ini merupakan bukti komitmen instansinya untuk mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan bagi warga, khususnya pemilih pemula dan kelompok rentan.
Program Jebol yang dijalankan Disdukcapil Kota Kupang mencakup perekaman e-KTP, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), pembenahan Kartu Keluarga, serta layanan pencatatan sipil—dilaksanakan secara mobile dengan mendatangi sekolah, tempat ibadah, dan kelurahan. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendukung partisipasi pemilih muda menjelang agenda pemilu/pilkada serta menuntaskan backlog administrasi.
“Kita tidak bisa menunggu warga datang; kami turun ke lapangan. Program Jebol adalah bentuk nyata pelayanan — kami tidak diam,” kata Angela saat menjelaskan target dan manfaat program tersebut dalam beberapa kesempatan temu pers dan forum publik yang dicatat media lokal.
Respons publik terhadap program ini umumnya positif: sekolah dan masyarakat menyambut baik kemudahan perekaman bagi siswa yang baru berusia 17–18 tahun, serta pelayanan cetak dokumen di lokasi yang mengurangi beban biaya dan waktu bagi warga. Namun Disdukcapil juga mengakui masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, antrean saat pelaksanaan, dan kendala teknis—yang menjadi bahan evaluasi berkelanjutan. Alreina Media+1
Ke depan, Disdukcapil Kota Kupang menyatakan akan melanjutkan dan memperluas jangkauan Jebol ke kelurahan lain serta menyinergikan program dengan sekolah dan komunitas lokal agar capaian kepemilikan dokumen kependudukan dapat meningkat secara merata. Langkah-langkah perbaikan proses dan koordinasi antarlembaga juga terus ditempuh untuk memperkecil hambatan teknis.(***)

