Kupang,lensantt.com – Sejak beredarnya 2 Warga Negara Indonesia (WNI) terinfeksi Virus Corona. Harga masker di berbagai tempat melambung. bahkan, masker penutup mulut ini habis di apotik- apotik Hal ini juga terjadi di Kota kupang.
Di kota kupang pun demikian kenaikan harga masker tak terelakan, harga yang dulunya hanya 200 rupiah/ lembar kini mencapai 25 ribu per i buah masker.
Hal itu membuat wakil ketua komisi IX DPR.RI  Melki Laka Lena meradang. Dalam jumpa pers yang di gelar rabu (04/03/202)  Ii meminta agar, pihak polda NTT usut panimbun masker mulut.
” Usut penimbun masker kalau dapat beri hukuman seberat-beratnya,” kata dia.
Dia menegaskan, hal yang terjadi saat ini semakin membuat warga panik. Padahal, sebenarnya tidak ada masalah yang rumit.
” Harg melambung, stok juga habis fenomena ini membuat masyarakat semakin panik,” tegasnya.
Sebenarnya lanjut dia, bagi warga yang belum terinfeksi virus tidak perlu menggunakan masker.
“Tidak perlu gunakan masker mentri kesehatan saja tidak pakai kok, yang dijaga itu kebugaran tubuh,” ujarnya.
Akan Lakukan Sidak
Sementara itu,  Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Provinsi NTT drg. Dominikus Minggu menegaskan, pihak dinas akan menggandeng pihak terkait untuk melakukan sidak ke lapangan.
“Kami akan koordinasi dan lakukan sidak ke lapanga,” tegasnya.
Ia menuturkan, sebenarnya kenaikan harga secara tiba-tiba tersebut adalah hukum pasar. Namun, yang dilakukan oleh para penjual tetap melanggar aturan.
“Sebenarnya ini hukum pasar kalau barangnya langka pasti harganya naik. Tapi tetap itu menyalahi aturan,” kata dia. (Ikz)
Baca Juga :  Dinyatakan Negatif Virus Corona , RS. W.Z Yohanes Pulangkan Dua Warga NTT 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here