• Kupang,lensantt.com- Walikota Kupang Jefry Riwu Kore tidak main-main dalam mengatasi kasus demam berdarah.
Walikota Kupang juga melakukan gebrakan -gebrakan untuk mengatasi kasus DBD.sepeti, pembagian abate, sosialisasi dan kegiatan lainnya.
Riwu Kore Juga meminta setiap Lurah sebagai pimpinan di Kelurahan harus benar-benar serius mengatasi hal tersebut.
Bahkan, jika para Lurah akan di pecat jika ada korban jiwa di kelurahan tersebut.” Kalau lurah tidak serius tangani DPD apalagi ada korban saya pecat,” kata Walikota Kupang Jefry Riwu Kore saat menggelar jumpa Pers Selasa, (27/10/2020).
Ia mengatakan, meningkatnya korban jiwa pada kasus DBD di Kota Kupang sangat meresahkan. Untuk itu pemerintah berkewajiban mengatasi hal itu.
Sehingga, Lurah, Camat, Rt dan Rw harus bekerja keras.”Pimpinan wilayah baik itu Camat, Lurah Rt dan Rw punya kewajiban,” tegasnya.
Pembagian obat Abate lanjut dia, harus merata ke seluruh warga. Selebaran informasi soal penanganan DBD harus juga harus disebarkan ke warga.
Untuk masyarakat ia menghimbau, selalu menerapkan perilaku hidup sehat dan selalu melaksanakan 3 M mengikuti aturan. ” 3 M menguras,menutup dan membersihkan, ” ujarnya. (Ikz)
Baca Juga :  Unwar Terima Mahasiswa Baru Tahun 2020/2021,  Empat Program Studi Siap  Cetak Tenaga Kerja Profesional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here