Beranda NTT Pecat Tanpa Pesangon, UD Sama Jaya Diadukan ke DPRD NTT

Pecat Tanpa Pesangon, UD Sama Jaya Diadukan ke DPRD NTT

Kupang,lensantt.com -Dua mantan karyawan (sopir) atas nama Vitalis Bano dan Yohanes Nesi mengadukan Usaha Dagang (UD) Sama Jaya Kupang ke Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT.
Kedua mantan sopir itu mendatangi DPRD Provinsi NTT pada Rabu, 29 Juli 2020 sekira pukul 10:00 WITA dengan didampingi istrinya masing-masing.
Mereka ingin mengadu dan mencari keadilan karena dipecat oleh majikan atau bosnya beberapa waktu lalu tanpa alasan dasar yang kuat bahkan pihak perusahaan tidak memberi pesangon kepada kedua sopir tersebut.
Ketangan  kedua mantan karyawan itu diterima oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Junus Takandewa, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Kristien S. Pati dan beberapa anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT.
DPRD NTT Segera Panggil Dinas Nakertrans dan UD Sama Jaya
Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin mengatakan, dalam waktu dekat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT akan berkoordinasi dan memanggil Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Usaha Dagang (UD) Sama Jaya Kupang untuk memberikan penjelasan terkait pemecatan dua karyawan (sopir) atas nama Vitalis Bano dan Yohanes Nesi.
“Kita akan panggil Dinas Nakertrans NTT dan UD. Sama Jaya Kupang untuk memberikan penjelasan terkait pemecatan dua karyawan itu,” kata dia kepada wartawan usai menerima pengaduan dari dua mantan karyawan itu di ruang Komisi V DPRD NTT, Rabu (29/07/2020)
Dia menegaskan pihaknya akan berkoordiansi dengan Dinas Nakertrans NTT.
“Kami akan panggil pihak terkait dalam waktu dekat. Khususnya Nakertrans, terkait beberapa hal yang kami dengar dari dua karyawan itu tadi,” tegasnya.
Selain itu kata dia, pihaknya juga akan memanggil pihak pimpinan UD. Sama Jaya untuk mengetahui seperti apa persoalan yang sebenarnya.
“Kita akan panggil juga pihak UD Sama Jaya untuk kita tahu persoalannya. Kan, kita tidak hanya mengambil informasi sebelah pihakkan. Harus dua sisi kita gali info agar ada jalan keluarnya, ” ujarnya
Pemanggilan terhadap Dinas Nakertrans dan UD Sama Jaya kata dia, direncanakan pekan depan.
“Rencananya Minggu depan. Mudah-mudahan sebelum kunker. Semoga sebelum Kunker kita sudah eksekusi. Kasihan mereka ini orang kecil sudah jatuh tertimpah tangga lagi,” kata Politisi PKB itu.
Dia melihat ketidakberpihakan teman-teman dari Dinas Nakertrans kepada para tenaga kerja yang di PHK.
“Sebenarnya mereka dari pihak pemerintah (Nakertrans) tidak boleh berbicara seperti itu. Dan itu tidak adil. Kadang-kadang mereka disebut sebagai pegawai yang nakal. Bukannya berempati kepada para tenaga kerja yang di PHK malahan berpihak pada yang memberi pekerja. Ini tidak boleh terjadi,”bebernya dengan penuh kesal.
Sementara itu Pemilik UD. Sama Jaya, Muji Santoso mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan Pengacara Paulus Seran untuk memback up persoalan ini. Hal itu dilakukan jika diperlukan untuk memberikan penjelasan terkait pemberhentian dua mantan karyawan itu.
“Saya sudah siapkan pengacaranya jika diperlukan untuk memberikan penjelasan terkait masalah itu,”kata dia. (Ikz/***)
Baca Juga :  Miris!!!Ratus Sekolah Di NTT Belum Punya Listik
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Aliansi Solidaritas Besipae : Warga Gantungkan Hidup Di Hutan Pubabu

Kupang, lensantt.com- Persoalan antara Pemprov NTT dan waga Besipae terus bergulir. Kali ini Oraganisasi yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Besipae menggelar aksi di kantor Gubernur...

Tolak Pembangunan Sarana Di TNK,  Formapp Mabar “Serbu” Kantor DPRD Mabar 

Labuan Bajo,lensantt.com – Kelompok  masyarakat yang tergabung dalam Forum dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Kabupaten Manggarai Barat, NTT menggelar aksi unjuk rasa di DPRD dan...

Kabupaten/Kota Sepakat “Suntik”  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Untuk  Pemenuhan Modal Inti Rp. 3 Triliun Tahun 2024 pada PT. BPD NTT, sebagai pemenuhan POJK 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Untuk...

Motivasi Yosef Tanu Dari “Taman Eden”

Kefamenanu,lensantt.com- "Sang Motivator" Kalimat ini pantas di sandangkan kepada Yosef Tanu bagaimana tidak kendati sudah menduduki jabatan penting di jajaran birokrasi Kabupaten  TTU ia...

Komitmen Kesejahteraan Dari Bank NTT Dan Pemda Untuk Masyarakat Sumba Barat

Kupang,lensantt.com - Untuk membangun sebuah daerah pihak pemda tentunya membutuhkan suport dari pihak lain. Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat yang menggandeng...