Izhak Rihi Lakukan Kasasi, PH Bank NTT : Itu Hak Tapi Jangan Asal Bicara

  • Whatsapp
Kupang,lemsantt.com- Izhak Eduard Rihi akhirnya.mutuskan untuk menempuh upaya hukum kasasi.
Ia melakuian kasasi karena sebelumnya  Pengadilan Tinggi Kupang menolak seluruh gugatan yang dilayangkan terhadap para pemegang saham Bank NTT.

Menaggapi Hal ituKuasa Hukum Pemegang Saham Bank NTT Apolos Djara Bonga, S.H  dengan tegas mengatakan, paya kasasi yang diajukan oleh Izhak Rihi dan tim hukumnya merupakan hal wajar, karena setiap orang juga punya hak untuk mencari keadilan.

Namun ia menilaii  pernyataan Izhak Rihi tidqk pada substansi masalah . Artinya pernyataan tersebut  ngawur, kaarenq bukan argumentasi hukum yang dibangun.

” Kkasasi itu hak seseorang, Saya tidak menanggapi tentang hak kasasi itu. Namun pernyataannya yang saya amati tidak pada substansi masalah. Artinya pernyataannya ngawur, bukan argumentasi hukum yang dibangun,” Kata Apolos Djarq boenga ,Sabtu;  17  April 2024.
Kembali.ia tegaskan,  bahwa putusan Pengadilan Tinggi Negeri Kupang telah  menerima permohonan banding dari Pembanding I semula adalah Turut Tergugat I dalam hal ini Bank NTT dan pembanding 1 – 24. Dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 309/PDT.G/2022/PN.KPG tanggal 28 November 2023 dimohon oleh Pembanding. .
Memcemati keputusan ini, lanjutnya, mengadili sendiri, menolak eksepsi para tergugat, menolak gugatan terbanding semula penggugat untuk seluruhnya. Menghukum Terbanding semula Tergugat untuk membayar biaya perkara.
Menurut dia, Terdapat 26 pertimbangan hukum.  diantaranya , menimbang bahwa terhadap alasan keberatan dalam memori banding Para Pembanding semula Turut Tergugat I dan pada Tergugat yang menyatakan bahwa Majelis Hakim tingkat pertama salah dalam menilai alat bukti dan keliru dalam menerapkan hukum menurut Majelis Hakim Tingkat Banding adalah beralasan hukum dan dapat dibenarkan. Karena dari alat bukti yang diajukan di persidangan sebagaimana telah dipertimbangkan diatas bahwa pemberhentian terhadap Terbanding I Semula Penggugat sebagai Direktur Utama Bank NTT yang diputuskan di dalam RUBS LB tanggal 06 Mei 2020 dan tertuang dalam Akta Notaris No.18 tanggal 06 Mei 2020 serta di dalam Keputusan Gubernur NTT sebagai pemegang saham pengendali Nomor 160/KEP/HK/2020 tanggal 06 Mei 2020 telah sesuai dengan prosedur yang ditentukan dalam UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Bank NTT.
Selaij itu majels Hqkim Menimbang bahwa dengan alasan-alasan yang dikemukakan oleh Terbanding semula Penggugat maupun alasan-alasan yang dikemukakan oleh Terbanding III Semula Tergugat XXV dalam hal ini Amos Corputy di dalam kontra memori bandingnya yang pada pokoknya sependapat dengan putusan Majelis Hakim Tingkat I.
Menurut Majelis Hakim Tingkat Banding tidak dapat dibenarkan dan harus ditolak, karena dari alat bukti yang diajukan di persidangan Terbanding I semula Penggugat tidak dapat membuktikan bahwa Para Perbading semula Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana dari pokok gugatannya.
Menurut Kuasa Hukum Apolos Djara Boenga, pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Tinggi mengacu pada asas hukum yang disebut asas ACTOR IN CUMBIT PROBATIO dalam Hukum Acara Perdata yang artinya bahwa Penggugatlah yang wajib membuktikan dalil gugatannya. Jika tidak mampu membuktikan maka tentunya jangan ada harapan lebih banyak karena dari awal mulai proses persidangan sampai proses banding itu adalah alasan yang disampaikan melalui memori banding. (Ikz)

Komentar Anda?

Related posts