More
    BerandaNTTBeauty Class Ala DWP Undana: Upaya Nyata Pemberdayaan Perempuan di Era Modern

    Beauty Class Ala DWP Undana: Upaya Nyata Pemberdayaan Perempuan di Era Modern

    Kupang, lensantt – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui kegiatan Beauty Class Kartini yang digelar pada Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Perempuan Berdampak, Berdaya, Cantik, dan Percaya Diri”, kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan pelatihan tata rias, tetapi juga menjadi ruang penguatan kapasitas diri perempuan di lingkungan kampus.

    Bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Undana, kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan anggota DWP. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., jajaran Wakil Rektor, serta Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Kambey-Bale.

    Kecantikan sebagai Refleksi Kepercayaan Diri

    Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Kambey-Bale, menekankan bahwa konsep kecantikan yang diangkat dalam kegiatan ini tidak semata-mata berfokus pada tampilan fisik. Ia menegaskan bahwa kecantikan sejati lahir dari kepercayaan diri yang kuat—inner beauty—yang mampu mendorong perempuan tampil lebih berani dan berdaya.

    “Ketika perempuan merasa cantik dan percaya diri, ia akan lebih berani mengambil peran. Dari sanalah lahir dampak positif, baik di keluarga maupun dalam organisasi,” ujarnya.

    Menurutnya, penguatan rasa percaya diri menjadi fondasi penting agar perempuan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, sekaligus berkontribusi secara aktif dalam berbagai lini kehidupan.

    Edukasi Praktis dan Peningkatan Keterampilan

    Ketua Panitia, Ny. Sofi Taneo, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai seremoni peringatan Hari Kartini, tetapi juga sebagai sarana edukasi praktis. Para peserta dibekali pengetahuan mengenai teknik tata rias yang tepat serta perawatan kulit sesuai jenis wajah.

    “Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan teknik daily makeup yang sederhana namun efektif untuk menunjang penampilan sehari-hari,” jelasnya.

    Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam meningkatkan kepercayaan diri perempuan dalam menjalankan berbagai peran, baik di ranah domestik maupun publik.

    Dukungan Penuh Pimpinan Universitas

    Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DWP yang dinilai sejalan dengan upaya institusi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

    Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar keluarga sekaligus agen perubahan sosial. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas diri perempuan menjadi hal yang sangat penting.

    “Perempuan yang percaya diri akan menjadi penggerak dalam keluarga dan masyarakat. Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini karena berdampak langsung pada penguatan peran perempuan,” tegasnya.

    Rektor juga mengingatkan pentingnya keberanian perempuan untuk bersuara, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.

    Kolaborasi dengan Dunia Industri

    Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan PT Vita Farm (Viva Kosmetik). Perwakilan perusahaan, Ibu Tami, hadir memberikan edukasi terkait perawatan kulit serta memandu sesi praktik tata rias.

    Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengenalan jenis kulit hingga teknik aplikasi riasan yang sesuai. Kolaborasi ini dinilai menjadi nilai tambah karena menghadirkan perspektif profesional dari dunia industri kecantikan.

    Momentum Kartini untuk Penguatan Solidaritas

    Melalui kegiatan ini, DWP Undana berharap semangat Kartini tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam langkah konkret pemberdayaan perempuan. Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan ini juga mempererat solidaritas antaranggota.

    Ke depan, DWP Undana berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program serupa yang mampu mendorong perempuan agar lebih mandiri, percaya diri, dan siap menghadapi dinamika kehidupan modern.

    Dengan pendekatan yang memadukan edukasi, praktik, dan penguatan nilai diri, Beauty Class Kartini menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan dapat dimulai dari hal sederhana, namun berdampak luas bagi kehidupan sosial. (Nisa)

    Komentar Anda?

    Lensa NTT
    Lensa NTT
    Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, sekretaris JMSI NTT.

    Must Read

    spot_img
    error: Tidak boleh di Copas