Beranda Ekbis Iuran Bulanan Naik, BPJS Gelar Sosialisasi

Iuran Bulanan Naik, BPJS Gelar Sosialisasi

KUPANG,lensantt.com,- Iuran Bulanan  Untuk Peserta Badan penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) naik mulai dari kelas 1  samapai kelas 3. Perubahan iuran yaitu dari yang sebelumnya kelas III Rp. 25.500,- menjadi Rp. 30.000,-, Kelas dua yang sebelumnya Rp. 40.500,- menjadi Rp. 51.000,- dan kelas satu yang sebelumnya Rp. 51.000, menjadi Rp. 80.000.

Selain sosialisasi BPJS Kota Kupang juga menyelenggarakan kegiatan Media gathering untuk mendapat masukan tentang perkembangan program BPJS.

Terkait dengan perubahan itu BPJS Cabang Kupang menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Presiden nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas peraturan Presiden nomor 12 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan di restoran Nelayan Kupang kamis (2/06/16).

Kegiatan yang diselenggarakan ini menghadirkan sejumlah staceholders termasuk para wartawan media cetak, elektronik dan media online.

beberapa perubahan terhadap  peraturan Presiden nomor 12 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan termasuk perubahan Peraturan presiden  pada nomor 111 tahun 2013 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 12 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan. Perubahan Peraturan presiden yaitu nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden pada nomor 12 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan. Keterangannya; perubahan berjumlah 28 pasal, dan penambahan baru ada 10 pasal, terdapat penghapusan  2 pasal dan penjelasannya, dan  pasal yang tidak berubah tetap berlaku.

Baca Juga :  Kisah Lola Sopir Rental Wanita Pertama Di NTT

Kepala BPJS cabang Kupang Frans Paraire  yang ditemui lensantt.com di restoran Nelayan, Frans Parera kamis, (02/2016) menjelaskan, Peraturan Presiden nomor 19 tahun 2016 mengenai kenaikan iuran dan pemberian denda kepada masyarakat yang penugakan pembayaran iuran. Perubahan iuran yaitu dari yang sebelumnya kelas III Rp. 25.500,- menjadi Rp. 30.000,-, Kelas dua yang sebelumnya Rp. 40.500,- menjadi Rp. 51.000,- dan kelas satu yang sebelumnya Rp. 51.000, menjadi Rp. 80.000,-.

“Jadi terkait dengan perubahan PePres 19 terhadap PePres nomor 12 ada beberapa perubahan yang paling penting untuk di informasikan yaitu tentang perubahan kenaikan iuran dan dikenakan denda, yaitu jika dalam kaitan penerapan layanan kesehatan dan peserta menunggak pembayaran iuran maka akan diberikan denda ketika membutuhkan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Limbah Puskesmas Oenino Tak Terurus, Kemana Dana Ipal?
Baca Juga :  Izak Eduard : Panen Hadiah Bank NTT Di Mulai Dari Malaka Dan Manggarai Barat

Dia menegaskan,  Denda bukan saat membayar iuran tetapi pada saat rawat ginap sesuai dengan jumlah dana yang harus dikeluar dari biaya berobat yang diperoleh baru dikenakan denda. Perubahan kedua mengenai iuran yang sebelumnya sudah ditetap yaitu untuk kelas III Rp. 25.500,-, Kelas dua  Rp. 40.500,-, kelas satu Rp. 51.000,-  dan terdapat perubahan peningkatan yaitu kelas III Rp. 30.000,- kelas II Rp. 51.000,-  dan kelas I Rp. 80.000,-. Tetapi kelas III ada beberapa pertimbangan hasil penelitian maka khusus kelas III masih diperlakukan PePres Nomor 12 Tahun 2013” jelas Parera.

Sementara itu ditempat yang sama, dr. Endang Simanjuntak Kepala Cabang Atambua mengatakan, bahwa kegiatan Media Gathering yang dilaksanakan oleh BPJS hari ini kamis (2/6) merupakan bentuk kerjasama BPJS dengan rekan-rekan media karena  media sebagai Mitra BPJS Kesehatan dalam mendukung program JKN-KIS.

“Kita berharap media bisa mensosialisasi JKN-KIS kepada masyarakat secara jujur, tepat dan akurat sehingga masyarakat bisa mengetahui manfaat dari JKN-KIS” tutup Simanjuntak. (Fredy Ladi)

 

 

 

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Proyek Jalan Bokong-Lelogama Jadi Temuan BPK

Kupang,lensantt.com-Proyek jalan Bokong- Lelogama di Kabupaten Kupang tercatat sebagai belanja modal maka menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT. "Mengapa Pemerintah Provinsi NTT...

Dituding Minta Uang ke Bupati, DW Ancam Polisikan 4 Wartawan Online

Kupang,lensantt.com - Pemimpin Redaksi (Pemred)  suaranusabunga.com, DW mengancam akan mempolisikan wartawan korantimor.com, suaraflobamora.com dan mediaflores.com dan Delegasi.com terkait pemberitaan "Bawa nama Gubernur, Oknum Wartawan...

Selain Pasang Tower Penguat Jaringan, Bupati Sabu Akan BOR Mata Air Di Kecamatan Raijua

Seba,lensantt.com- gara-gara air Bupati Sabu Raijua Drs.Nikodemus Rihi Heke di serang habis-habisan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kata-kata yang tak pantas di keluarkan. Ternyata...

Koordinasi Dengan Polri, SWI Temukan 105 Fintech Peer-To-Peer Lending Dan 99 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jakarta,lensantt.com - Satgas Waspada Investasi (SWI) dalam tugasnya melakukan pencegahan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi terus meningkatkan koordinasi dengan...

Kadis Sosial TTS : Tuduhan Terhadap Yesi FaiTak Terbukti

Soe,Lensantt.com - Tuduhan terhadap Yelsi Fai, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) ternyata tidak benar. Tuduhan itu, disampaikak oleh Kepala Desa Fatumnutu Sefnat Bahael bersama beberapa...