Kupang,lensantt – Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi sekaligus tata kelola keuangan yang lebih baik di lembaga pendidikan, sejumlah dosen Akuntansi dari Politeknik Negeri Kupang hadir di Yayasan Sikumana Putra Mandiri untuk membagikan ilmu dan pengalaman mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilakukan kampus. Fokus utama pengabdian kali ini adalah memberikan pemahaman praktis mengenai penguatan administrasi dan manajemen keuangan agar yayasan dapat lebih transparan, akuntabel, sekaligus berdaya saing di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Para dosen menekankan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi, penyusunan laporan sesuai standar akuntansi, serta pengelolaan anggaran yang efektif. Dengan cara itu, lembaga pendidikan seperti Yayasan Sikumana Putra Mandiri tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang menjadi bagian penting dari geliat ekonomi dan politik lokal di Kupang.
“Penguatan administrasi keuangan adalah pondasi utama bagi keberlangsungan yayasan. Dengan tata kelola yang baik, yayasan bisa lebih dipercaya masyarakat dan mitra,” ungkap Yoppy Kefi salah satu dosen dalam sesi penyuluhan.
Yayasan Sikumana Putra Mandiri sendiri menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap ilmu yang diberikan dapat langsung dipraktikkan dalam pengelolaan yayasan, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik.
“,Kehadiran para akademisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata, sekaligus menjadi bukti bahwa geliat ekonomi dan politik di Negeri Kupang tidak hanya dibangun lewat kebijakan, tetapi juga lewat kerja sama dan pembagian pengetahuan, Kata Romy Hendrik Selaku Ketua Yayasan.
Kegiatan yang digelar Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Kupang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Administrasi Keuangan sebagai Alat Kontrol dan Transparansi” di Yayasan Sikumana Putra Mandiri, Kota Kupang. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (26/8/2025) pukul 09.00–13.00 WITA ini diikuti oleh 20 orang pengurus yayasan.
Acara diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Liston Sihombing, S.Pd.K., M.Pd., salah satu dosen Akuntansi Politeknik Negeri Kupang. Dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Isak Kaesmetan selaku perwakilan pengurus Yayasan Sikumana Putra Mandiri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesediaan Politeknik Negeri Kupang, khususnya Jurusan Akuntansi, untuk hadir dan mendampingi pengurus yayasan. “Kami sangat bersyukur atas kehadiran bapak ibu dosen yang sudah datang membantu kami. Semoga dengan ilmu yang diberikan, kami bisa mengelola keuangan yayasan dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Sementara itu, Fransiscus Nicodemus Naiola, S.E., M.Acc., selaku Ketua Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik, menyampaikan apresiasi atas sambutan dari pihak yayasan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kewajiban tridharma perguruan tinggi. “Kami berterima kasih karena sudah menerima kedatangan kami. Kami berharap ke depan bisa terus membangun komunikasi yang baik sehingga kapan pun dibutuhkan, kami siap untuk mendampingi yayasan dalam pengelolaan keuangan,” jelasnya.
Materi inti disampaikan oleh Agnes Kidi Beda Mudamakin, S.E., M.Acc., Ketua Program Studi D3 Akuntansi. Beliau menekankan pentingnya administrasi keuangan yang rapi dan tertib melalui pemanfaatan Buku Administrasi Keuangan, Buku Bank, serta sistem arsip manual. Dalam sesi workshop, peserta dilatih secara langsung bagaimana menyusun dan menggunakan instrumen tersebut sebagai alat kontrol internal yayasan.
Sebagai bentuk nyata dari pengabdian ini, tim juga menyerahkan output berupa Buku Administrasi Keuangan serta bantuan uang tunai kepada Yayasan Sikumana Putra Mandiri. Penyerahan dilakukan secara simbolis di akhir acara, sekaligus menjadi wujud komitmen mendukung yayasan agar mampu mengelola keuangannya secara lebih akuntabel dan transparan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan foto bersama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengurus yayasan semakin siap melaksanakan tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan sesuai aturan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja yayasan.(Ikz)
.

