Kupang,lensantt.com- Pandemi Covid-19 terus menyerang. Hal ini membuat aktivitas warga terbatas.
Tentunya, para petinggi perbankan harus punya pikiran brilian sehingga mampu membuat gebrakan-gebrakan baru yang menguntungkan masyarakat (Nasabah)
Karena bagaimanapun, mereka (nasabah) harus menjadi prioritas utama pihak perbankan.
Karena Harus diakui, Nasabah juga merupakan “Napas” keberlangsungan bank. Artinya, Pihak bank harus berpikir keras agar pelayanan maksimal diberikan kepada mereka.

Luncurkan System Core Banking Baru Bertajuk T24

Hal ini membuat manajemen Bank NTT terus melakukan berbagai langkah inovatif dan strategis untuk meningkatkan layanan perbankan kepada seluruh lapisan masyarakat di provinsi bercirikan kepulauan ini, terutama para nasabah.

Kali ini, melalui Direktur Umum (Dirum) Bank NTT, Johanis Landu Praing memilih mengambil langkah strategis dengan menghadirkan Sistem Core Banking baru bertajuk T24.

Pria Asal sumba ini meluncurkan program itu yang secara resmi menggunakan sistem baru tersebut sejak Senin, 11 Mei 2020.

Bukan program biasa, hadirnya sistem core banking baru itu merupakan langkah strategis yang dijadikan sebagai fondasi transformasi teknologi Bank NTT.

Keunggulan program itu yakni, nasabah bisa mengakses layanan perbankan di mana dan kapan saja.

“Untuk meningkatkan layanan perbankan yang dapat diakses nasabah maupun masyarakat di mana dan kapan saja,” kata Landu Praing di Kupang, Kamis, (14/5/2020) lalu.

Tak disangka, program sistem ini merupakan aplikasi inti perbankan berstandar dunia yang dipakai lebih dari 2.000 bank di seluruh dunia dengan fitur regulasi yang terintegrasi dan lengkap seperti Antasena, Apolo, PSAK 71, dan APUPPT. Selain itu telah mengikuti aturan regulasi/roadmap arahan regulasi perbankan (OJK dan BI) serta data center Tier tertinggi di Indonesia (Tier IV).

Baca Juga :  Tahun 2018, bank NTT Bayar Dividen ke PAD Senilai 219 Miliar

T24 Perkuat Bank NTT

Ada harapan besar dari Dirum Bank NTT Johanis Landu Praing , dengan penggunaan T24.

Kehadiran teknologi ini bisa semakin memperkuat Bank NTT sebagai salah satu bank digital di Indonesia. Juga menjamin sistem informasi dan teknologi (IT) dan ready for the future (siap menghadapi masa depan).

“Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi Bank NTT karena peralihan System Core Banking dilakukan secara serentak di seluruh kantor cabang di Provinsi NTT dan Surabaya yang memiliki dua perbedaan waktu. Hal ini merupakan migrasi big bank yang pertama kali dilakukan Bank NTT serta dilakukan pada 250 kantor Bank NTT,” papar Landu Praing.

Mantan Kadiv Corsek Bank NTT ini menjelaskan, penggantian sistem ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan Bank NTT kepada nasabah terutama dalam hal proses otomasi, tata kelola dan pengamanan. Selain itu, mempersipakan Bank NTT menjadi Bank Devisa dan bank yang siap menghadapi tantangan Indonesia 4.0 serta Bank NTT dapat menjadi Anchor Bank bagi pelaku financial dan fintech di Provinsi NTT.

Baca Juga :  Csr Nanda Karya Putra Pratama Untuk Pencinta Futsal

Landung Praing mengungkapkan, Bank NTT telah melakukan proses migrasi sistem ini selama delapan bulan dengan tiga tahapan yang mengikuti best practice yakni persiapan sistem, data migrasi, dan Go Live.

“Untuk persiapan sistem dan data migrasi, telah dilakukan pengujian dan pengecekan data secara menyeluruh. Sedangkan pelaksanaan Go Live dilakukan dengan sistem downtime yang minimum yaitu hanya delapan jam,” jelasnya

”Banyak peluang dan dampak positif yang dapat diperoleh dari perjalanan bisnis Bank NTT ke depan dengan System Core Banking yang baru ini,” Tambah Landu Praing.

Sebagai sebuah perseroan, Bank NTT semakin siap mengembangkan produk dan layanan digital serta memungkinkan terus memberikan inovasi dan solusi yang bukan hanya sesuai kebutuhan nasabah tapi exceeding customers needs (melebihi kebutuhan nasabah). Inisiatif ini juga mendorong upaya Bank NTT meningkatkan efisiensi guna memenangkan persaingan di industri perbankan yang semakin ketat.

Pencapaian sekaligus tonggak perubahan System Core Banking bank milik pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di NTT ini, menjadi bukti konsistensi Bank NTT terus berinovasi sebagai komitmen untuk berperan dalam kancah perbankan nasional dan mengabdi pada negeri.

“Bank NTT menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholders atas dukungan yang telah diberikan sekaligus permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan selama berlangsungnya proses peningkatan layanan ini,” kata Landu Praing. (Ikz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here