Kupang, lensantt.com – Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) akhirnya menyatakan berkas 8 Orang tersangka  P21.
” Hasil gelar Kasus ini sudah P21,” kata Dr. Julianto, SH, MH kepada wartawan  saat menggelar jumpa pers di Kantor Kejati NTT Rabu (22/07/2020).
Ia menegaskan, saat pihak Kejati NTT tinggal memperbaiki sedikit surat dakwan untuk diberikan ke pengadilan.
“Tinggal diperbaiki surat dakwan dan paling lambat dua minggu ke kedepan,” Kata dia.
Tambah Dua Tersangka Baru
Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) yakni, Bong Bong Suharso  dan Dewi Susiana.
” Kami tetapkan dua tersangka baru,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Dr. Julianto, SH, MH kepada wartawan  saat menggelar jumpa pers di Kantor Kejati NTT Rabu (22/07/2020).
Ia menjelaskan, Bong bong suharso merupakan wakil pimpinan bank NTT cabang surabaya sedangkan Dewi Susiana adalah staf salah tersangka Staf Sulaiman.
Khusus untuk Dewi lanjut dia,  Tim Penyidik telah berhasil melacak keberadaannya. Ia menambahkan, tersangka Dewi Susiana mempunyai dua KTP.
“Dia punya dua KTP tapi saat ke sana tanah kosong,” kata dia.
Soal aset yang disita kata dia, sudah hampir 130 Miliar Rupiah  “Kami sudah sita 130 Miliar,” Jelasnya.
Sebelumnya, pihak Kejati telah menahan 8 orang tersangka kasus kredit macet bank NTT cabang surabaya. (Ikz/tim)
Baca Juga :  Kabupaten/Kota Sepakat "Suntik"  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here