Kupang,lensantt.com- “Kami selaku keluarga masih tetap berharap semoga besok hari (11/05/2022)  sidang Kasus penkase dilakukan sidang secara offline,”  Demikian dikatakan Kuasa Hukum Korban Kasus Pembunuhan Penkase Adhtya Nasution Kepada media ini Selasa, (10/05/2022).
Menurut dia  sudah dari awal prkatisi mengetahui kasus pembunuhan sadis ini digelar offline tidak tepat.
Karena dalam hukum tidak saja bicara soal bukti tapi juga soal ekspresi tersangka.
“itu harapan kami tentunya karena sudah dari awal kita selaku praktisi dalam dunia hukum tentu mengetahui dibawah sedang offline terhadap kasus yang cukup menyita perhatian seperti ini saya rasa kurang tepat karena di dalam hukum tidak hanya berbicara terkait dengan fakta bukti yang di sajikan dan juga dilampirkan Tetapi kan Bagaimana ekspresi seseorang di dalam persidangan,” tegasnya.
Ia berharap, kehadiran tersangka Randy Badjideh dalam sidang Offline menjadi nilai plus.
“Itukan juga menentukan maka dari itu tentu dengan dihadirkannya tersangka di persidangan memiliki nilai plus,” kaa dia.
Jika tersangka hadir dalam persidangan akan  pertimbanganHakim “Hakim tidak lagi ragu-ragu karena bisa jadi gestur ekspresi seseorang yang dilihat langsung oleh Hakim,” ujarnya.
Sidang offline juga akan memberi kepuasan tersendiri terhadap masyarakat.
Selain itu, semua gerak-gerik tersangka  bisa menjadi satu bahan pertimbangan atau acuan dalam memutuskan tersangka ini benar-benar bersalah atau tidak.
Namun pihak keluarga, akan mengahrgai apapun keputusa JPU dan pihak terkait.
“Tapi apapun keputusannya kita nanti kembalikan kepada pihak jaksa penuntut umum maupun pihak pengadilan selaku penyelenggara,” tegasnya. (Ikz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here