Beranda Pendidikan Sial !!!! Gara-gara Nonton Moto GP Siswa Di Kupang Batal Ikut UN

Sial !!!! Gara-gara Nonton Moto GP Siswa Di Kupang Batal Ikut UN

Kupang, lensantt.com – Malang benar nasib yang dialami RYN, siswa peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2015, asal SMA Negeri 3 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Akibat begadang nonton siaran langsung perlombaan Moto GP, yang tayang disalah satu statsiun TV Swasta, dirinya terlambat bangun dan batal mengikuti UN hari pertama pagi tadi.

Kepada wartawan, RYN mengatakan, dirinya  bangun terlambat karena begadang sampai jam 05.00 wita dini hari.

“Jam 2 malam saya abis belajar. Kebetulan tadi malam ada siaran langsung Moto GP saya langsung lanjut nonton sampai jam 5. Akhirnya saya terlambat satu mata pelajaran,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Kupang-NTT Selfina Dethan, kepada wartawan menjelaskan, pihaknya melarang RYN karena yang bersangkutan terlambat hampir 2 jam, dimana mata pelajaran pertama sudah selesai.

Baca Juga :  Perjuangan Jeriko Berhasil, Insentif Honorer Naik Rp. 389 Miliar

“Kalau terlambat hanya 5 sampai 10 menit bisa kami maklumi. Namun siswa tersebut sudah terlambat hampir 2 jam, bahkan ketinggalan satu mata pelajaran,” jelasnya.

Akibat keterlambatannya itu, menurut   Dethan, RYN akan mengikuti ujian susulan pada tanggal 22 hingga 23 April mendatang.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima redaksi  dari pihak pelaksana UN tingkat Provinsi NTT, pada hari ini terdata sebanyak 62.297 siswa sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/MA dan SMK) di NTT yang mengikuti ujian nasional yang digelar serentak di 645 sekolah. Peserta UN untuk tingkat SMA/MA sebanyak 49.492 siswa dan SMK 15.805 siswa. (ikzan)

Baca Juga :  Sadis!!! Guru Honorer Dikupang Siksa Murid Hingga Pingsan

Sumber:fokus nusa tenggara.com

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

Must Read

Anggota DPRD TTU Positif Narkoba Dibebaskan, Pengamat : Kasus Ini Bisa Diangkat Lagi

Kupang,lensantt.com - Anggota DPRD TTU, Irenius Frederik Taolin alias Dedi (37) ditangkap petugas BNN Kota Kupang di salah satu kamar hotel di Kota Kupang saat sedang...

Kupang Hijau Segera Digelar, Ini Kata Walikota Kupang Dan Plt.Dirut Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dan Plt.Dirut Bank NTT menggelar rapat persiapan pelaksanaan GKH, Rabu (1/7) lalu. Bertempat di...

DPRD Punya Hak Sampaikan Pendapat, Fraksi Gabungan : Silahkan Tempuh Jalur Hukum

Kupang,lensantt.com - Sidang paripurna memanas ketika Fraksi Gabungan Demokrat Solidaritas Pembangunan (DSP) DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT)  kalau ada dugaan korupsi saat menyampaikan pandangan fraksi pada...

Update Korban Puku Afu : 23 Orang Ditemukan 4 Meninggal, 6 Dalam Pencarian

Kupang,lensantt.com - Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap korban KM.Kasih 25 yang tenggelam dism Selat Pukuafu. Hingga saat ini sudah 23 orang ditemukan, 19 orang...

Kondisi PD Mutis Jaya TTS Memprihatinkan, Ketua Tim Pansus : Suntikan Dana 1,2 M Mubasir 

Soe, lensantt.com - Anggota DPRD TTS yang tergabung dalam pansus LKPJ bupati tahun 2019 kembali bergerilya kali ini mereka bertandang ke Perusahaan Daerah (PD) Mutis...