Kupang,lensantt.com – Rumah Kreatif Oebobo ditetapkan salah satu percontohan pemberdayaan Pokmas Lipas yang ditandai dengan penandatanganan prasati nasional kinerja Pokmas Lipas yang ditanda tangani oleh direktur jendral pemasyarakatan Reynhard Saut Poltak Silitonga secara virtual dalam acara Expose Nasional Kinerja POKMAS LIPAS Tahun 2021 di Rumah Kreatif Oebobo pada Kamis, (28/10/21).
Direktorat bimbingan Pemasyarakatan dan pengentasan anak bekerjasama dengan Rumah Kreatif Oeba bersama Pemerintah Daerah Kota Kupang serta Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi NTT menggelar acara Expose Nasional Kinerja POKMAS LIPAS Tahun 2021 guna pembinaan, penguatan dan pengembangan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (POKMAS LIPAS) di NTT.
Kegiatan yang dihadiri oleh Walikota Kupang ini bermaksud sebagai sarana untuk sosialisasi dan publikasi keterlibatan masyarakat peduli pemasyarakataan dalam restorative justice khususnya dalam penyelenggaraan pemasyarakatan, juga bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan pemasyarakatan kelompok peduli lingkungan pemasyarakatan, meningkatkan dukungan seluruh institusi khususnya pemerintah daerah, serta memberikan penghargaan dan motivasi bagi Pokmas Lipas dan Bapas dalam upaya pemberdayaan.
Pemberdayaan ini bersifat multipartnership dengan melibatkan Pokmas Lipas lainnya dengan dukungan pemerintah berupa dukungan mempermudah perijinan usaha, produk hasil karya dan juga keterlibatan oleh Bank mandiri bank NTT dan pegadaian dalam penyediaan modal bahan baku dan sarana prasarana dalam mendukung kegiatan.
Kegiatan pelatihan di RKO ini juga bersifat continue, mulai dari pelatihan keterampilan hingga dapat menghasilkan pendapatan. Jenis kegiatan meliputi produksi mobeler dari limbah barang bekas, pembuatan minyak VCO serta pembuatan kain tenun. Rumah kreatif Oebobo juga menjadi rumah singgah bagi narapidana yang belum bisa kembali ke kampung halaman. RKO juga mampu mendorong terbangunnya rumah produktif di Bapas kelas 2 kupang dengan melakukan pelatihan dan usaha produksi.
Sebanyak 80 klient yang diberikan pemberdayaan oleh RKO sejak januari kemarin hingga oktober saat ini. “Untuk adik adik yang menjadi ex warga binaan jangan pernah berpikir bahwa mereka selalu jahat tapi mereka bisa berbuat lebih baik asal kita mau memperhatikan mereka. Mungkin hanya ini yang saya bisa buat untuk NTT, tapi untuk saudara saudara diseluruh NTT saya yakin bahwa kalian juga bisa bukan hanya saya saja tolong mereka selalu didukung,” ujar Floyd Piter Son Pa Pemilik Rumah Kreatif Oebobo pada Kamis (2

