Beranda Hukrim Pembangunan Gedung Puskesmas Tanaotop Senilai 2,9 M Mangkarak, Ketua DPRD TTS Geram

Pembangunan Gedung Puskesmas Tanaotop Senilai 2,9 M Mangkarak, Ketua DPRD TTS Geram

 So’e,lensantt.com – Pembangunan Puskesmas Raksasa di Desa Tanaotop, terbengkalai. Kasus ini oleh Tim Pansus DPRD TTS.
Gedung puskesmas yang menggunakan, anggaran DAK tahun 2019 dengan nilai 2,9 M itu harus dihentikan pada bulan Desember lalu.pasalnya, PT INDORAYA selaku phak ke-tiga tidak mampu menyelesaiakan pekerjaan tersehut.
Sampai saat ini, proses kerja baru 30 persen. Rencananya, puskesmas tersebut akan melayani dua desa yaitu, Desa Noebesi dan Tanaotop.

Kasus tersebut ditemukan, saat Tim Pansus LKPJ DPRD TTS, pada Selasa, 09/06/2020 di Sejumlah lokasi yang tersebar di 3 kecamatan berujung temuan pada pekerjaan Bangunan Puskesmas Taneotob di Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena, Kabupaten TTS yang mandek setelah proses pembangunan mencapai 30%.


Tim Pansus LKPJ atas Pimpinan langsung Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau, Wakil Ketua II DPRD TTS, Yusuf Soru, Dan Ketua Pansus LKPJ, Marten Tualaka, bersama semua anggota Pansus LKPJ DPRD 2019, meninjau dan melihat langsung Bangunan Puskesmas Taneotob tersebut

Baca Juga :  Kuasa Hukum Keluarga Tomboy Siap Gugat Pemkot Kupang

Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Pembangunan Puskesmas Taneotob, Nikson Lopo, Kepada Pansus LKPJ menjelaskan,  bahwa Bangunan Puskesmas tersebut di kerjakan oleh PT. Indo Raya dengan total anggaran Rp. 2.900.000.000, (2,9 M).

Harus terjadi PHK karena kontraktor tidak mampu mencapai bobot kerja sesuai target yang di tentukan.

Nikson Lopo mengatakan, pihak kontraktor menandatangani Kontrak pada  9 Juli 2019.

“Persoalan PHK karena penyedia atau kontraktornya selama 150 hari kerja terhitung tanggal 09/07/2019 hingga 05/12/2019 progresnya tidak sama dengan jadwal kerja yang sudah di buat sendiri dan tidak mencapai bobot yang di tentukan setiap minggu. Sehingga pada tanggal 5 Desember kita berikan teguran sebanyak 3 kali dan ada SCM sebanyak 3 kali. Dan justru ada juga rekomendasi dari Konsultan Pengawas sehingga kita melakukan PHK,” Jelas Niko.

sesuai perhitungan Tim pengawas pada saat tanggal PHK, bobot pekerjaan bangunan Puskesmas Taneotob sudah mencapai 30% sedangkan Dana yang di cairkan 20?ri 2,9 M dan pembayaran sisa pekerjaan akan di usulkan setelah usulan untuk luncuran lanjutan pekerjaanKelanjutan dari Pembangunan Puskesmas Taneotob kemarin kita sudah usulkan dari sisa pekerjaan untuk menjadi luncuran pada anggaran tahun 2020 yang akan di proses di bagian perencanaan,”

Sedangkan Ketua DPRD TTS, Marcu M. Mbau, menilai proses pekerjaan bangunan Puskesmas Taneotob yang akan di beruntukan untuk melayani masyarakat Desa Taneotob dan Desa Noebesi sudah salah sejak proses perencanaan karena pembangunan gedung pada lokasi yang kurang strategis.

Baca Juga :  Dukung Mathen Dira Tome, FKUB Dan Masyarakat Sabu Gelar Doa Bersama
Baca Juga :  Kuasa Hukum Keluarga Tomboy Siap Gugat Pemkot Kupang

Sementara Ketua Pansus LKPJ 2019, Marten Tualaka meminta Ketua TPK untuk segera mengirimkan kronogis dan teknik kerja kepada LKPJ DPRD TTS.

Mandeknya Proses Pembangunan Puskesmas Taneotob akan menjadi rekomendasi dan agenda pemhahasan khusus pada rapat Banggar dan rapat Tim LKPJ DPRD TTS 2019. (Eryck)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Juara Kontes Sapi, Bupati TTS Minta Warga Contohi Bambang Sianto

Soe, lensantt.com- Kamis 16 juli 2020, bertempat di Lalip, Desa Benlutu, Kecamatan Batuputih B Bupati TTS Egusem Pieter Tahun menyerahkan Hadiah kepada Bambang Sianto karena berhasil...

Soal Aksara, Dirut Politani Kupang : Jangan Takut Anggaran Sudah Diusulkan Ke Kemendikbud

Kupang,lensantt.com- Politani Negeri Kupang terus melebarkan sayapnya di seluruh kabupaten di Provinsi NTT. Salah satunnya di Kabupaten Sabu Raijua Yakni, Akademi Sabu Raijua yang dikenal...

Peringati HAN, Siswa SMAN 8 Kupang Ini Gelar Lomba Solo Virtual 

Kupang,lensantt.com- Kaula Muda Kota Kupang semakin berkreasi. Banyak Kegiatan-kegiatan positif pun dilakukan. Salah satunya, Putra Alva Niveberi Bengu yang menggelar lomba solo virtual untuk anak...

Jelang Hari Bakti Adhyaksa, Kejati NTT Bagi 1026 Paket Sembako

Kupang, lensantt.com - Rabu (15/7/2020) Kejaksaan Tinggi (NTT) menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan berbagi kasih dengan tiga panti asuhan dan penyandang tuna netra. Kegiatan...

Disebut Terima 1,5 M, Absalom Sine Bakal Polisikan Pengacara Tersangka Bank NTT 

Kupang, Lensantt.com - Perseteruan antara Hairudin Masaro selaku kuasa hukum Muhamad Ruslan tersangka kasus dugaan korupsi Kredit Modal Kerja dan Investasi Jangka Panjang pada...