Kupang,lensantt.com – Dalam rangka memperingati hari perempuan Internasional pada tanggal 8 Maret, Perkumpulan Istri Anggota (PIA) DPRD NTT yang dipimpin Ibu Rofika Anwar Pua Geno bersama Wakil Ketua PIA, Ester Alex Ofong, Ibu Anton Bele, Ibu Mohammad Ansor, IbuWellem Kale, IbuJefri Un, Ibu Herman Banoet, Ibu Leo Lelo, Ibu Anwar Hajral dan Ibu Ham dan Batjo mengadakan kunjungan silaturahmi dan berbagi kasih ke LAPAS Wanita Penfui Kupang, Senin (7/3/2016) lalu.

 

Dalam kunjungan tersebut, PIA DPRDNTT memberikan dukungan moril dan semangat bagi warga binaan untuk pantang berputus asa atas lamanya sebuah hukuman dan memper baik diri dengan meningkatkan ahlak dan keimanan serta potensi diri untuk mendapatkan berbagai keterampilan dan pelatihan yang dilakukan di LAPAS.

Baca Juga :  2019  Lalu, Badan Pertanahan TTS Berikan Ribuan Pelayanan Gratis

 

Dalam sambutannya, Ibu Rofika Anwar Pua Geno mengatakan, agar warga binaan tidak boleh berputus asa dengan sebuah vonis hukuman serta tidak perlu menengok kembali kebelakang atas sebuah kesalahan.

 

“Mari untuk semangat memperbaiki diri dengan tingkatkan iman dan ahlak, serta tingkatkan potensi diri dengan berbagai keterampilan dan pelatihan untuk bekal hidup setelah kembali berkumpul dengan keluarga dan lingkungan. Tidak ada kata terlambat untuk proses perbaikan diri karena kita selalu dan pernah melakukan kesalahan dan kekhilafan, tidak ada kata terlambat untuk kita bertobat karena Tuhan Yang Maha Esa adalah Yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun”, kata Rofika.

Sementara itu Kepala LAPAS WanitaPenfui, Ibu Alfrida dalam sambutannya mengatakan, dirinya dan wargabinaan LAPAS begitu bahagia dan berterima kasih atas kunjungan PIA DPRD NTT yang baru pertama kali mengunjungi LAPAS wanita. Dirinya berharap semoga kunjungan tersebut bukan kali pertama dan terakhir.

Baca Juga :  Soal Tambak Garam, Bupati Malaka : Kenapa Harus Heboh

 

Dalam kunjungan tersebut ,PIA DPRD NTT juga menyerahkan 70 bingkisan yang berisi segala keperluan dan kebutuhan sehari-hari seperti perlengkapan mandi, kebutuhan wanita, biskuit, kopi, gula, 100 kotak kue danlain-lain.Selain itu, PIA DPRDNTT juga melihat dan membeli hasil kerajinan warga binaan berupa tenunan selendang dan sarung tempat tissue. (IKZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here