Saturday, July 20, 2024

Gubernur NTT Disebut-sebut Jadi Cawapres Alternatif

-

Kota Kupang, lensantt – Tidak disangka sosok seorang Gubernur NTT Frans Leburaya menjadi bahan perbincangan di tingkat nasional.

Nama  Frans Leburaya di sebut-sebut sebagai Capres alternatif. Frans Leburaya di pandang memiliki kapasitas yang cukup ideal sebagai Capres yang mewakili kawasan indonesia timur.

Seperti diberitakan  http://manado.tribunnews.com, dalam   Focus Group Discussion (FGD) bertema ”Mencari Figur Pemimpin dari Indonesia Timur” yang digelar Indopolling Network di Hotel Yuta Manado, Sabtu (15//20142),  nama Frans Leburaya merupakan salah satu capres alternatif di samping tokoh-tokoh lainnya dari kawasan Indonesia Timur.
Dalam diskusi ini peserta FGD sepakat pemimpin Indonesia kedepan berusia 50-an tahun, merupakan seorang visioner, mempunyai komitmen kerakyatan dan memiliki pengalaman memimpin daerah seperti gubernur, wali kota atau bupati, mempunyai komitmen untuk membangun kawasan timur Indonesia.

Menariknya dalam diskusi ini beberapa nama dari Indonesia Barat seperti Jokowi, Ridwan Kamil dan Tri  Rismaharini tetap diusulkan peserta sebagai calon pemimpin Indonesia kedepan.

Sedangkan beberapa nama yang dianggap representasi Indonesia Timur dan layak memimpin Indonesia antara lain, `Gita Wirjawan (Mantan Menperindag), Frans Lebu Raya (Gubernur NTT), Marhanny Pua (Anggota DPD RI utusan Sulut), Benny Mamoto (Mantan Deputi BNN), Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan), GSV Lumentut (Ketua APEKSI dan Wali Kota Manado), Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Selatan), Isran Noor (Bupati Kutai Timur), Sandiago Uno dan lainnya.

Pada sesi terakhir peserta mencoba menyandingkan calon presiden dan calon wakil presiden dengan satu di antaranya merupakan representasi pemimpin dari wilayah timur Indonesia. Akhirnya peserta sepakat figur capres yang paling berpeluang adalah Jokowi, kemudian peserta mencoba menyandingkan Jokowi (Capres) dengan Teras Narang (Cawapres), Jokowi (Capres)- Yasin Limpo (Cawapres), Jokowi (Capres)-Gita Wirjawan (Cawapres) dan Jokowi (Capres)-Isran Noor (Cawapres).

Senada dengan itu, salah satu tokoh muda Belu-Malaka di Kupang, Fredrikus R Bau, SE,  mengatakan  Jika mau dibandingkan, sebenarnya Frans Leburaya  lebih hebat dari  Gubernur DKI,  Jokowi. Dikatakan Fredrikus  yang juga adalah salah satu jurnalis harian terkemuka di NTT ini mengatakan Yang kurang dari Frans Lebu Raya adalah kurangnya publikasi media massa sebagai akibat dari berbedanya permasalahan di DKI dengan di NTT.

Warga DKI bahkan  Indonesia mengelu-elukan Jokowi karena publikasi media tanpa berupaya mengetahui trackrecord sebelumhya seperti apa. “Saya menyakini, jika Jokowi memimpin NTT tentu akan seperti Frans Lebu Raya atau bahkan kurang dari itu. Karena apa? Jokowi punya pengalaman memimpin Solo dan Jakarta yang memiliki APBD banyak dan kondisi wilayah yang hanya satu daratan. Sementara Frans Leburaya sudah teruji memimpin NTT selama 15 tahun (lima tahun wagub, 10 tahun  sebagai gubernur, red)” ujar Fredrikus yang adalah Mantan Ketua Umum Fosmab, Sekretaris Umum Immala dan aktifis PMKRI Kupang. (Ikzan) – (manado.tribunnews.com/lensantt/savana paradise)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories