More
    BerandaSABU RAIJUAGeliat Radio SKFM Dari Lomba Band Hingga Pemberdayaan UMKM

    Geliat Radio SKFM Dari Lomba Band Hingga Pemberdayaan UMKM

    Kupang, lensantt.com – Radio SKFM memang selalu membuat gebrakan-gebrakan tak terduga.
    Tujaan membuat kegiatan tersebut agar membangkitkan semangat bermusik kaula muda.
    “Kami ingin meningkatkam kualitas musik anak-anak kota kupang,” kata Little JO  Announcer Radio SKFM kepada media ini Kamis, (28/07/2022).
    Sementra itu Ketua Panita Dhens mengatakan, keguatan itu memperingati ulang tahun Radio SKFM.
    Untuk kegiatan ini di beri tajuk Skon7, ” kami adakan lomba ini memperingati HUT Radio SKFM ke -7″,  jelasnya.
    Dalam lomba band kata dia, peserta wajib  menyanyikan 1 lagu wajib yakni, Jinggel SKFM dan 1 lagu piilihan.
    “Panitia menyiapkan  3 lagu pilihan,” Kata dia.
    Adapun lagu pilihan yakni,  Khayalan Tingkat Tinggi dari Band Noah,
    Utha Likumahua berjudul Sesaat Kau Hadir dan The Rolis, Kau Yang Ku Sayang.
    Selain lomba band dalam kegiatan itu, Radio SKFM juga menggelar  Festival UMKM.” Ada juga festival UMKM,” kata dia.
    Ia juga menjelaskan, dalam lomba band itu akan dihadirkan Lokal band festival sebagai pengisi acara.
    “Kegiatan ini akan dilaksanakan di tempat area parkir Lippo Plaza Kupang, pada tanggal 31 Juli 2022, ” ujarnya.
    Band lokal yang akan tampil yaitu, Hip To Day Band, Holy Spirit Band, Fores Three Band, Stupid Band, Selki Band dan Desember Lina Band.
    Juri yang akan memberi  penilaian yaitu, Samuel Sine, Agung Billy, Boy Clemens dan Aris Bulo.
    Di tempat yang sama, salah satu juri Agung Billy mengatakan, adapun sistem penilaian yang diterapkan yaitu, Penguasan Panggung, i
    Instrumen l, Materi Lagu, Kekompakan, Aransemen Lagu dan Kostum juga Cek Sound atau  kemampauan beradaptasi dengan bunyi musik.
    “Waktu yang kami siapkan 15 menit untuk dua lagu,” jelasnya.
    Juga ada penilaian khusus saat tampil adalah kerja sama tim dan harmonisasi musik yang dimainkan.
    Juri juga melarang, para peserta menyentuh wilayah politik sara  porno aksi.
    Ia juga memberi apresiasasi untuk Radio SKFM yang berusaha membuat kegiatan ini. “Saya apresiasi kerja SKFM, ” jelasnya.
    Sementara itu, Pengamat musik Kota Kupang  Samuel Sine menegaskan, sektor musik termasuk hiburan  sempat berhenti.
    Dia mengarapkan, dengan adanya Festival ini akan menggairahkan kembali anak muda di Kota Kupang.
    Yang memang saat sekarang di era milenial, perlu ada wadah untuk mengekspresikan eksistensi pemusik.
    “Sehingga bisa dilihat orang banyak orang yang diantara sekian banyak orang itu adalah penikmat musik juga,” jelasnya.
    Menurut dia, ruang yang dibuka oleh SKFM ini harus bisa didukung oleh pihak-pihak yang lain “mungkin Pemerintah Kota sendiri dimana di kota sudah banyak locus-locus yang disediakan untuk anak-anak muda bisa berexpresi dalam musik”, kata dia..
    Diharapkan festival ini bukan hanya sebuah kompetisi tapi juga terbuka, tidak menjadi sekat yang tertutup.
    “Sekian lama tertutup karena Covid itu, maka anak muda punya ruang untuk berekspresi,” jelasnya.
    “Dan kalo memang ini menjadi lahan yang dijanjikan, tentu dibutuhkan lagi dukungan dari banyak pihak. Kemampuan anak muda dari Provinsi NTT ini tidak jauh tertinggal dari anak muda yang ada di kota-kota besar, misalnya di Denpasar, Bandung, Surabaya, dan Jakarta”,  tambahnya.
    “Kita harus mengakui bahwa skill anak-anak muda kita tidak jauh beda dengan mereka yang ada di kota-kota besar”, katanya. Mereka hanya butuh ruang atau dimensi yang dimana mereka bisa dilihat oleh banyak orang”,  imbuhnya.
    Oleh sebab itu, wadah yang disiapkan oleh SK FM sangat penting sekali untuk disaksikan dan kebetulan locus yang diambil di Mall dimana disitu ada istilah One Stop Entertaint dan One Stop Shooping. Maka tanggal 31 Juli 2022 ini menjadi sebuah gebrakan baru dan SK FM menjadi motivatornya (Ikz).

    Komentar Anda?

    Must Read

    spot_img
    error: Tidak boleh di Copas