Kupang,lensantt.com – Hanya karna Kain Horden di Kantor terbuka Kasat Pol. PP Provinsi NTT Ir. Kornelis Wadu mengeluarkan kata-kata tidak pantas terhadap Irene Neparasi  Staf  dikantor tersebut.
“saya dimarahi dan dicaci maki hanya karna kain Horden terbuka,” Kata Irene Neparasi  kepada mpada media ini Senn, (20/06/2022).
Menurut dia, tidak sepantasnya sebagai seoeang pimpinan mengeluarkan kata-kata seperti itu.
“Masa saya dibilang bodoh, Ba””sat dan kalimat caciian lainya,” tuturnya.
Setelah dimarahi dan dicaci maki ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian
Sebenarnya ia tidak marah jika teguran tersebut terkait kinerja sebagai seorang PNS. ” Kalau saya ditegur karena kinerja tidak apa-apa,” jelasnya.
Ditanya soal upaya damai ia menegaskan, hal itu bisa terjadi jika pelaku meminta maaf ke publik.”Bisa damai asal pak kasat mau minta maaf ke publik,” jelasnya.
Laporan Polisi tersebut teregis dengan Nomor : LP/426/V/2022 yang diterima oleh SPKT Polresta Kupang.
Terpisah Kasat Pol PP Provinsi NTT Ir. Kornelis Wadu mengakui, kalau mengeluarkan kata-kata tersebut namun, itu dilakukan karena Korban tidak mematuhi perintahnya sebagai pimpinan.
Saat itu, dirinya sedang melakukan sidak dalam kantor dan didapatinya kain horden dalam ruangan sedang terbuka.
Ia kemudian mengur Irene karena, apa yang dilakukan bisa merusak alat -alat lainnya  salah satunya AC.
“Kalau dibuka kan AC bisa rusak, kita berjuang barang-barang itu makanya harus dijaga,” tegasnya.
Soal upaya damai ia menegaskan, tidak akan meminta maaf karena apa yang ia lakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Apa yang saya lakukan sudah sesuai dengan aturan,” tegasnya.
Ia menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak kepolisian. “Sudah berproses saya ikut saja” tutupnya.(ikz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here