More
    BerandaNTTDua Pemain Sikumana Putra Lolos Seleksi Nasional EPA Garuda Yaksa, Apolos Frare:...

    Dua Pemain Sikumana Putra Lolos Seleksi Nasional EPA Garuda Yaksa, Apolos Frare: Tunjukkan Kualitas, Tetap Rendah Hati

    Kupang,lensantt – Kabar membanggakan datang dari Sikumana Putra. Dua talenta muda terbaik klub ini berhasil menembus seleksi tahap nasional Elite Pro Academy (EPA) untuk bergabung bersama Garuda Yaksa, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa sepak bola Nusa Tenggara Timur terus melahirkan pemain-pemain berkualitas.

    Dua pemain yang sukses mengamankan tiket ke putaran nasional tersebut adalah Rendi Ismau, lahir pada 21 September 2011, yang bermain di posisi defender/midfielder, serta Niu Moruk, lahir pada 9 Mei 2009, yang berposisi sebagai left wing.

    Keberhasilan keduanya bukanlah hasil dari keberuntungan semata. Mereka melewati pertandingan panjang, bersaing dengan banyak pemain berbakat, hingga akhirnya mampu “mencetak gol kemenangan” dengan memastikan tempat di seleksi nasional EPA Garuda Yaksa.

    Pelatih Sikumana Putra, Apolos Frare, mengaku bangga atas pencapaian kedua pemainnya. Namun, ia mengingatkan bahwa lolos ke tahap nasional baru merupakan babak awal dari pertandingan yang sesungguhnya.

    “Kalian sudah memenangkan babak penyisihan, tetapi kompetisi masih panjang. Tunjukkan kualitas terbaik di lapangan, bermain dengan disiplin, kerja keras, dan jangan pernah kehilangan sikap rendah hati. Bakat membawa kalian sampai di sini, tetapi karakter yang akan membawa kalian menuju level profesional,” ujar Apolos Frare.

    Menurutnya, kesempatan tampil di seleksi nasional merupakan panggung besar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Setiap sesi latihan, setiap pertandingan, hingga setiap sentuhan bola akan menjadi penilaian bagi para pencari bakat.

    Keberhasilan Rendi Ismau dan Niu Moruk juga menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda lainnya di Sikumana Putra. Klub berharap capaian ini menjadi awal lahirnya lebih banyak pesepak bola NTT yang mampu bersaing di level nasional bahkan menembus kompetisi profesional Indonesia.

    Kini, peluit babak berikutnya telah dibunyikan. Rendi Ismau dan Niu Moruk bersiap memasuki arena seleksi nasional dengan satu target: membuktikan bahwa pemain dari Nusa Tenggara Timur mampu bersaing, tampil percaya diri, dan membawa nama daerah berkibar di panggung sepak bola nasional.(Ikz)

    Komentar Anda?

    Must Read

    spot_img
    error: Tidak boleh di Copas