Kupang,lensantt.com- Sikap tidak elok kembali ditunjukan Pimpinan ASN. Kali ini ditunjukan oleh kepala UPT Veteriner NTT Drh. Hendrina Lero Kaka pada, selasa (16/02/2021).
Ia melarang dan mengusir wartawan yang datang untuk melakukan korfirmasi terkait dugaan kelayakan RPH Bimoku yang telah diserah terimakan dari Pemprov NTT ke Pemkot Kupang tahun 2016 kemarin.
Kejadian ini bermula saat wartawan,Patrolicia.com, Newsdaring.com, Spektrumntt.com, menyambangi kantor UPT Veteriner NTT, selasa (16/02/2021).
Pertanyaannya ada apa sampai orang sekelas Kepala UPT ini melakukan tindakan yang tidak terpuji tersebut.
Seharusnya, sebagai nara sumber ia wajib menyampaikan apa yang menjadi pertanyaan wartawan tanpa perlu “Naik Pitam”.
 
Kepada media ini wartawan patrolicia.com Selasa, (16/02/2021) mengatakan,  kejadian ini terjadi dalam proses wawancara.
 
“Kami sudah di persilahkan masuk dan saat wawancara dia larang merekam dan usir kami,” tegasnya.

Dilansir dari patrolicia.com menurut Drs Obed Kadji, Kadis Peternakan Kota Kupang, penyerahan RPH Bimoku dari Pemprov NTT ke Pemkot Kupang sudah dilakukan sejak tahun 2016, namun belum bisa beroperasi maksimal dikarenakan ketidak lengkapan sarana dan prasarana yang memadai.

Baca Juga :  Diduga Ada Oknum Nakal Di Nakertrans, DPRD NTT : Kami Jadwalkan  Pemanggilan 

Masih menurut Kadis Peternakan kota Kupang “tahun 2020 kemarin baru di anggarkan pembangunan pos jaga, sebab tanpa adanya pos jaga bagaimana perlindungan terhadap ternak yang ada, beberapa kendala lain yang ada seperti debit air yang kecil, daya listrik yang tidak memadai untuk peralatan yang ada”.

“Sebelumnya memang sudah pernah di gunakan kurang lebih selama 4 tahun, dalam perjalanannya kami mendapati banyak kekurangan untuk sebuah RPH bisa tetap berjalan dengan baik, namun sampai saat ini kami tetap mencoba terus memanfaatkannya walaupun dengan berbagai kekurangan yang ada, sambil dibenahi pelan-pelan berbagai kekurangan yang ada” ungkapnya.

Sementara Itu Kepala UPT 2 Veteriner NTT Drh. Hendrina Lero Kaka saat di konfirmasi wartawan mengenai permasalahan ini, malah terlibat perdebatan sengit dan mengusir wartawan saat proses wawancara sedang berlangsung.

Baca Juga :  Maju DPD, Bung Sila Janji Bela Wong Cilik

Menurut Pemred Newsdaring.com, saat di wawancara dan memulai proses perekaman tiba-tiba Kepala Upt 2 Veteriner Drh Hendrina Lero Kaka mengusir wartawan yang sebelumnya sudah diterima dan dipersilahkan.

Sampai berita ini di turunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Kepala Upt 2 Veteriner NTT.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Upt 2 Veteriner Drh Hendrina Lero Kaka belum dapat dihubung. (ikz/***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here