Kupang, lensantt- Sudah 100 Hari Melkiaedes Laka Lena dan Johny Asadoma menjadi pemimpin di Provinsi NTT .
Langkah kedua pemimpin ini masih seumur jagung tapi ada beberapa janji politik sudah di eksekusi kendati belum sempurna.
Mengingat perjalanan itu Melki -Johny menuangkan dalam dua buku yang bertajuk “Gerak langkah Pemimpin di Bumi Flobamora dan Menjahut asa Pemimpin di Bumi Flobamorata Menuju NTT Cerdas” yang Dilauncing pada Jumat 30 Mei 2025.
Dalam Sambutannya Melki Laka Lena menyampaikan terima kasih kepada para penulis telah endokumentasikan visi misi dan langkah awal dari melky Joni memulai perjalanan 5 tahun kedepan.
” ini menjadi catatan literasi dan juga catatan sejarah yang sangat berarti di tengah pelaksanaan tugas pokok kami sebagai pelayan masyarakat dan abdi Negara yang tugas dan fungsinya itu sudah termasuk dalam berbagai visi misi ” tegasnya
Ia menegaskan, narasi tentang NTT yang lebih baik adalah harapan kerinduan dan cita-cita kita bersama yang lahir tumbuh mengaku dan berkarya di bumi NTT.
” siapa saja yang pernah tinggal di sini pasti merasakan bahwa orang NTT dengan segala situasi yang dialami ini,’ Kata dia.
Ia menegaskan, siapapun yang pernah berkarya di sini suara hati masyarakat gelombang merata dari gunung sampai ke laut dari desa sampai kota dari diaspora yang tersebar di seluruh nusantara dan dunia terus Melki Joni coba jahit untuk membangun NTT.
” dengan baik kami paham bahwa cita-cita untuk membuat ini tidaklah mudah tinggi infrastruktur dasar gunung merapikan yang terbatas investasi yang belum optimal dan pengelolaan sumber daya alam untuk sumber daya manusia NTT yang juga tentu masih harus kita dorong untuk bersiap pada rakyat pekerjaan rumah ini tidak bisa,” Tegasnya.
Ia berharap, NTT lebih maju sehat cerdas sejahtera dan berkelanjutan itu sudah ada pada 1 Maret 2025 yang lalu.
Ekspresi emosional kata dia , adalah amanah dan kepercayaan harus menjaga dengan baik .
“kami harus bekerja dengan tulus dedikasi yang tinggi intelitasi yang kokoh serta keterampilan stabilitas dalam setiap langkah dan keputusan kami, ‘ Ujarnya.
Ia menegaskan, yang menjadi intisarinya adalah gotong royong “spirit ayo bangun NTT adalah spirit gotong royong kita bersama untuk membangun NTT dengan kecepatan bersama tidak boleh ada yang tertinggal kita jalan sama-sama kita bangun NTT sama-sama,” Ujrnya.
Ia mengatakan, berangkat dari spirit bung Karno tentang gotong royong di mana kita harus berjalan bersama-sama untuk membangun Nusa Tenggara Timur hadirin yang kami hormati 100 hari adalah langkah awal dan bentuk nyata dari komitmen i bersama dengan semua yang bisa kami ajak terutama di jajaran pemerintah provinsi dan berbagi yang disampaikan untuk mendapati Jalan perubaha.
Ia mengatakan, saat ini memang masih banyak yang belum terselesaikan tapi komitmen membangun NTt sudah terpatri.
Untuk itu, spirit ini akan membuat kami bekerja keras pada masa kepemimpinan kami.
“Mari bergandeng tangan untuk NTT lebih baik,” ujarnya. (Ikz)

