Saturday, July 20, 2024

BUKA MUSRENBANG KECAMATAN SABU TENGAH, BUPATI SABU RAIJUA “USULAN-USULAN YANG DISAMPAIKAN AKAN DISESUAIKAN DENGAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DENGAN MELIHAT SKALA PRIORITAS”

-

Menia, lensantt.com – Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus N. Rihi Heke,M.Si yang didampingi Anggota DPRD Dapil II Sabu Raijua, Laurens A. Ratu Wewo,S.Sos, Plt Kepala BAPPEDA Sabu Raijua dan Plh. Camat Sabu Tengah membuka Kegiatan Musrenbang Kecamatan Sabu Tengah di Aula Kantor Kecamatan Sabu Tengah, Selasa 06 Maret 2024. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Para Asisten Setda Sabu Raijua, Para Pimpinan OPD, TNI/POLRI, Para Kepala Desa, Anggota BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Sebelum membuka kegiatan Musrenbangcam Bupati Sabu Raijua bersama Anggota DPRD Dapil II dan Angota Polri dan disaksikan oleh Pimpinan OPD, Plh Camat Sabu Tengah dan Para Kepala Desa melakukan penanaman anakan Mangga dan Nangka di Halaman Depan Kantor Camat Sabu Tengah.

Dalam Sambutannya Bupati Sabu Raijua mengatakan bahwa Musrenbangcam adalah wadah untuk menyampaikan berbagai macam usulan dimulai dari bawah artinya itu kegiatan bottom up yang harus kita serap sebagai aspirasi yang datang dari bawah dan selain daripada itu semua kegiatan yang kita rencanakan ini harus disesuaikan dengan Visi Misi Kabupaten Sabu Raijua dan kemampuan keuangan daerah. Kita harus tahu bahwa Potensi PAD kita yang paling besar adalah garam dan rumput laut, terkait persoalan tambak garam setelah adanya Covid dan Seroja sudah diusulkan untuk diperbaiki namun yang disetujui hanya 18 tambak garam dan itu perlu kita ketahui bersama.

Hari ini kita berupaya untuk membuat suatu perencanaan yang baik, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh anggota DPRD yang hadir bahwa segala sesuatu dilihat dari prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. tentunya kita mengucapkan terimakasih kepada Anggota Dewan Sabu Raijua yang telah berupaya untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Pusat dan Kementrian agar kita mendapatkan bantuan lewat Program-Program yang disetujui dan didanai oleh Pusat, ada beberapa kegiatan yang sudah disampaikan oleh Plt Kepala Bappeda bahwa ada beberapa program yang siap didanai oleh Pusat yang berjumlah 2 Miliar dan ada juga yang berjumlah ratusan miliar tentunya itu sudah sangat membantu kita ditengah keterbatasan kita. Informasi untuk kita semua bahwa Sabu Raijua mendapatkan Anggaran yang cukup besar sekitar 300 miliar untuk membangun Bandara dan saat ini yang menjadi kendala hanya tinggal menunggu penetapan lokasi saja tentunya kami akan terus berkomunikasi ke pusat agar bisa dipercepat dan kalau bisa sebelum pergantian Pemerintahan kita sudah mendapatkan Legitimasi dalam bentuk Perda terkait Penetapan Lokasi. Alasan kenapa proses penetapan lokasi ini terlambat yaitu karena proses awal tersendat-sendat, pertama ada yang menghambat yang kedua bahwa perencanaan atau master plannya atau titik koordinatnya, bandara ini menjadi sangat penting karena itu merupakan arus terjadinya perputaran ekonomi sehingga Pemerintah terus berupaya agar bandara bisa dikerjakan. tentunya kita juga berterima kasih kepada Pimpinan yang di atas karena memperbanyak lagi transportasi laut sehingga ada alternatif lain selain Bandara. Sekarang kita berproses untuk bekerja sama dengan Lembaga lain dan yang harus kita jaga adalah pelayanan dasar kepentingan masyarakat dan itu harus berpihak pada program yang datang dari bawah.

Terkait persoalan atau usulan yang sudah diangkat tadi ada 252 usulan namun tidak semua itu bisa terakomodir tetapi harus dilihat berdasarkan skala prioritas, hasil usulan ini nanti akan kita lihat dan kita akan menyesuaikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, diluar daripada itu kita upayakan mendapatkan bantuan uang dari Pusat dilihat dari Potensi Sumber Daya yang kita miliki. Untuk itu kita harus saling mendukung dan harus kerja sama dan semua yang kita lakukan mari kita arahkan ke pariwisata. Khusus untuk di Sabu Tengah persoalan yang diangkat sudah hampir mewakili persoalan Kabupaten oleh karena itu dari persoalan-persoalan ini seperti persoalan ekonomi, kemiskinan ekstrem, inflasi, BBM, SDM, Stunting dan itu gambaran seluruh persoalan yang ada di Kabupaten Sabu Raijua oleh karena itu program yang harus kita prioritaskan adalah yang terkait dengan persoalan-persoalan di atas yaitu Ekonomi, Infrastruktur dan lain-lain, oleh karena itu sekali lagi ini menjadi perhatian kita semua di Kabupaten Sabu Raijua dan untuk Para Pimpinan OPD yang hadir agar mencatat persoalan-persoalan yang ada agar membuat program sesuai dengan persoalan-persoalan yang dialami atau yang terjadi di Desa-Desa, usulan-usulan yang disampaikan tadi tentu selain kita persiapkan untuk dibacakan di lingkungan Eksekutif kita juga akan bawa ke Legislatif.

Dalam Sambutannya juga Bupati Sabu Raijua mengangkat dan membahas persoalan terkait pengamanan ternak agar Para Kepala Desa melihat kembali terkait Perdes yang ada di masing-masing Desa karean sudah ada Perda sebagai acuan terkait pengamanan ternak. Selain itu, Terkait persoalan Guru di Sabu Raijua pada kesempatan itu Bupati menyampaikan benar bahwa pernah terjadi keterlambatan pembayaran dan masuk dalam payrol dan setelah berkomunikasi dengan Kementerian jelas bahwa hampir semua Daerah itu CO karena adanya keterlambatan dan setelah diurut kita bisa mencari tahu keterlambatan itu dari pihak mana Guru, Kabupaten atau dari Pusat, karena uang itu bukan berasal dari APBD tetapi dari Pusat/Kementrian. Saya bukan dalam rangka untuk membenarkan diri tetapi harus jelas kalau salah pasti akan ditindak baik dari pihak Guru, dinas PKKO, Keuangan dan Kabupaten dan saat ini sementara sedang ditelusuri kesalahan berasal dari mana, ini perlu diluruskan dan dicari tahu kebenarannya sehingga tidak ada informasi-informasi hoax yang beredar di Media dan terkait Data yang disampikan pada saat demo itu perlu dipertanyakan karena setelah berkoordinasi dengan Kementrian jelas bahwa itu bukan data dari Kementrian dan saat ini juga sedang dicari tau asal usul data tersebut.

Dari semua persoalan yang diangkat tadi oleh Camat Sabu Tengah dan juga merupakan gambaran persoalan yang kita hadapi di Kabupaten Sabu Raijua maka, Saya minta kepada kita semua persoalan yang terjadi mari lebih kita tekankan pada beberapa hal pertama masalah Ekonomi itu perlu digenjot terkait pembangunan ekonomi dan mengurangi kemiskinan ekstrem untuk itu, mari kita lihat bukan persoalan yang datang dari bawah saja tetapi dari atas juga jadi saya minta pemanfaatan Dana Desa harus dimanfaatkan dengan baik.

Mari kita lakukan inovasi-inovasi di berbagai bidang mulai dari Kesehatan, Ekonomi, Inflasi dan lain-lain karena inovasi itu sangat penting. Bupati Sabu Raijua juga berharap dengan curah hujan yang mulai lancar saat ini masyarakat tidak mengalami gagal tanam dan gagal panen, kita berharap bahwa produksi kita tetap ada dan dari Dinas Pertanian sedang memantau titik-titik mana saja yang sudah tidak jadi lagi atau gagal tanam maka disana kita coba lagi membuat program dari tingkat Kabupaten bagaimana cara penanganannya. Selain itu juga Bupati Sabu Raijua membahas terkait adanya bantuan beras pangan dari Pemerintah Pusat dan data terkait nama-nama penerima bantuan itu langsung dari Pusat sehingga Saya berharap tidak ada kisruh dilapangan terkait nama dan data penerima bantuan dan kemungkinan besar data yang dipakai oleh Pusat berasal dari data Dukcapil. Persoalan yang kita alami ini adalah juga dampak dari El Nino dan akan berpengaruh pada produksi kita dan itu akan berpengaruh pada inflasi dan pendapatan kita dan akan muncul yang namanya kemiskinan ekstrem, untuk itu mari kita sikapi agar pertanian menjadi perhatian serius dan mari kita fokus di satu komoditi.

Mengakhiri sambutannya Bupati Sabu Raijua mengajak agar Segala sesuatu yang kita buat mari kita berpacu pada Visi dan Misi Kabupaten Sabu Raijua. (Ikz/hms)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories