Soe, lensantt.com-  pasien covit 19 di kabupaten TTS, satu orang pasien asal desa nulle kecamatan amanuban barat kabupaten TTS,  Berinisial IP diketahui dalam kondisi buruk.
Pasien itu lanjut dia,  sementara di isolasi di RSU TTS.  “Satu pasien dalam kondisi buruk,” Tegas Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten TTS Deny Nubatonis Kepada media ini Kamis, (24/09/2020).
Menurut dia, saat menuju Soe Kabupaten TTS pasien Klaster lambelu ini menumpang ojek.
“Dari kupang ke soe pasien gunakan ojek tegasnya.
Semenjak pulang dari kalimantan beberapa waktu lalu, pasien sudah kontak fisik  dengan 17 orang.
Ke-17 orang tersebut sudah di SWAB dan saat ini masih menunggu hasil.
” Mereka sudah di swab juga sambil menunggu hasilnya. Jika hasilnya posetif maka akan dikarantinakan, untuk sementara masih karantina mandiri dirumah. Bagaimana jika hasil mereka keluar dan posetif juga maka akan membahayakan masyarakt TTS,” jelasnya.
Hingga saat ini jumlah pasien di TTS sebanyak 7 orang. 4 orang dinyatakan sembuh 3 lainnya masih dalam perawatan.
” 3 masih di rawat 1 orang di isolasi 2 orang dari klaster  klaster cimahi yang beralamat di kilo meter dua   berinisial GBH dan FS sementara dirawat ,” tegasnya.
Denny menjelaskan, dalam kondisi saat ini keterbukann dari masing-masing pasien itu sangat penting sehingga menjaga penyebaran Virus ini.
“Jika mereka sempat kontak dengan siapa-siapa maka wajib melaporkan diri untuk diperiksa,” pintanya.
Penulis    : Erick Hello
Editor       : Izack Kaesmetan
Baca Juga :  185. 455 Pemilih Di Provinsi NTT Tidak Kantongi NIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here