So’e, lensantt.com- Tiga Kali bacokan mengakhiri perjalanan hidup Melianus Ninef, (43), asal Noebana, Rt/Rw. 002/002, Desa Noebana, Kecamatan. Noebana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Akibat bacokan dari MF Korban tewas terkapar ditengah sungai kering usai d ditebas MF.
Pelaku terpaksa membunuh Korban karena ia menduga Melianus hendak mencuri sapi miliknya.
Usai membunuh Melianus pelaku langsung menyerahkan  diri ke Polsek Oinlasi untuk menyerahkan diri.
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu. Hendricka R.A. Bahtera, kepada media Kamis, (Kamis 11/03/2021) ini menjelaskan,  pada hari Minggu tanggal 07 Maret 2021 lalu sekitar pukul 22.00 wita tersangka sedang duduk di dekat Rumah Kebun yang berada di dalam kandang milik tersangka untuk menjaga ternak sapi milik tersangka yang berjumlah 28 ekor karena sudah sering terjadi pencurian ternak di wilayah tersebut.
Selang beberapa saat kemudian tersangka melihat korban masuk ke dalam ternak milik tersangka  kemudian tersangka berteriak kepada korban “sekau (siapa itu) lalu korban berlari keluar dari kandang milik tersangka dan tersangka langsung mengejar korban sambil memegang parang dengan tangan kanan dan senter pada tangan kiri.
Setelah mengejar Kurang lebih berjarak 100 meter, tersangka mendekati korban dan langsung mengayunkan parang ke korban pada bagian tangan kanan bagian belakang sebanyak 1 (satu) kali.
 Korban masih bisa berlari, lalu tersangka menebas korban di bagian kepala kanan bagian belakang sebanyak 1 (satu) kali dan korban langsung terjatuh dengan posisi duduk setelah itu tersangka memotong korban pada bagian leher sebelah kiri sebanyak 1 (satu) kali lalu tersangka berdiri di depan korban dan memotong korban lagi pada bagian leher sebanyak 1 (satu) kali kemudian tersangka mengecek apakah korban sudah mati atau belum dan saat itu barulah tersangka tahu bahwa yang di bunuh oleh Tersangka adalah Sdr. MF.
“Usai peristiwa tersebut, tersangka langsung berjalan kaki menuju ke Polsek Oinlasi untuk menyerahkan diri. Dan menurut tersangka, tiba di Polsek oinlasi sekitar pukul 04.00 wita,”Terang Hendricka R.A. Bahtera.
Berdasarkan keterangan tersangka, polisi pun mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP. dri hasil olah TKP terdapat 3 luka robek menganga pada tangan kanan, kepala kanan bagian belakang dan juga leher kiri korban.
“Setelah itu tersangka langsung di jemput di Polsek Oinlasi untuk dibawa ke Polres TTS guna penyidikan selanjutnya.”Terangnya.
Penuis    : Erick Hello
editor       : Izack Kaesmetan
Baca Juga :  Kasus Kredit Macet, Kancab Bank NTT Cabang Surabaya Ditahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here