SoE,lensantt.com- Penemuan mayat di Besasoka RT 06/RW 03 Dusun I Desa Oeekam Kecamatan Noebeba Kabupaten TTS ternyata Karena Dendam.
Kronologi kejadian
Sumber: pudsus Polres TTS
Namun polisi bergerak cepat karena setelah pelaku pembunuhan Mikhael Fallo terhadap korban Yulius Benu di Besasoka RT 06/RW 03 Dusun I Desa Oeekam Kecamatan Noebeba Kabupaten TTS pada Sabtu (9/1) langsung di ciduk pihak kepolisian.
Pengakuan pelaku tersebut setelah penyidik mengamankan barang bukti berupa parang milik pelaku yang dibenarkan oleh anak kandungnya Ananias Fallo bahwa parang tersebut milik ayah kandungnya Mikhael Fallo,” Kata Kapolsek Amanuban Selatan Ipda I Made Sudarma Wijaya kepada  media ini melalui pesan WhatsAppnya Senin (11/1).
Pelaku sempat berbelit-belit dihadapan penyidik namun, akhirnya pada Minggu (10/1) pelaku Mikhael Fallo mengaku dirinya yang membunuh korban Yulius Benu.
I Made menjelaskan, Yulius Benu ditebas menggunakan parang hingga kepalanya putus dan dibawah ke sebuah tempat dengan jarak belasan kilo meter.
Mikhael nekad membunuh korban karena unsur dendam, sehingga pada Sabtu (9/1) pelaku membunuh korban ketika itu korban pamit kepada istrinya pergi ke kebun.
Setelah melakukan lanjutan pencarian potongan kepala korban disekitar TKP sejak Sabtu hingga Minggu pukul 10.00 wita mencari keterangan tambahan dengan cara melakukan interogasi terhadap beberapa saksi yang diduga ada hubungan dengan kasus pembunuhan tersebut.
Dari hasil tersebut, I Made mengaku penyidik mendapat informasi dari beberapa orang saksi yakni Joksan Selan, Yermias Beti, Oni Nenoliu dan Laka Nesimnasi bahwa bahwa Mikael Fallo yang pada awal awal diduga sebagai korban yang meninggal di TKP ternyata bukan, sebab Mikhael Fallo berada di rumah Yermias Beti di Kualeu Desa Teas untuk melihat ternak sapinya.
Keterangan saksi tersebut dikuatkan dengan keterangan saksi Oni Nenoliu dan Laka Nesimnasi bahwa mereka yang membawa Mikael Fallo dgn cara membonceng tiga orang diatas sepeda motor milik Oni Nenoliu dgn tujuan membawa pelaku Mikael Fallo kembali ke keluarga di Desa Oeekam untuk meyakinkan keluarga bahwa Mikael Fallo bukan korban pembunuhan.
Saat itu lanjut dia, Mikael Fallo sementara membawa sebuah karung yang di lipat berbentuk pipih seperti parang. Ketika tiba didepan rumah Simon Fallo, oleh Mikael Fallo memberi tahu saksi Oni Nenoliu dan Laka Nesimnasi bahwa dirinya tidak mau melanjutkan perjalanan ke Oeekam dengan alasan sakit dan berencana bermalam dirumah bapak Simon Fallo.
Atas dasar keterangan para saksi maka penyidik kembangkan dengan cara menjemput Mikael Fallo pada pukul 10.00 wita untuk dimintai keterangan namun Mikael Fallo menyangkal semua pertanyaan yang diajukan penyidik dan berbelit belit.
Sekitar pukul 11.30 wita, I Made mengaku tim penyidik mengeledah Mikael Fallo dan ditemukan bukti petunjuk berupa bercak darah yang ada pada celana pendek berwarna loreng yang sementara dikenakan Mikael Fallo. Penyidik meminta kepadanya untuk melepaskan celana pendek tersebut agar diamankan sebagai barang bukti.
Sekitar pukul 14.00 wita tim penyidik yang dipimpin Kasat Reskrim TTS melakukan pengeledahan dirumah Esau Tanesib di Susio Desa Teas untuk mencari Barang Bukti (BB) berupa parang dan pakian yang digunakan oleh Mikael Fallo namun hasilnya nihil.
Tim Penyelidik kembali melakukan penggeledahan lagi di rumah Simon Fallo hal ini dikarenakan pada malam Sabtu (9/1) oleh pelaku Mikael Fallo menginap di rumah tersebut namun hasil yang diperoleh tetap nihil oleh karena itu tim kembali ke penginapan di Desa Oeekam.
Pada pukul 17.21 wita, Kapolsek I Made menjelaskan anak dari bapak Simon Fallo yaitu Yotam Fallo menginformasikan kepada Kapospol Noebeba melalui sambungan telepon bahwa telah ditemukan sebuah karung berwarna merah yang berisikan sebilah parang yang tersimpan dibawah tumpukan kayu cendana.
Atas informasi tersebut maka tim memerintahkan 2 orang anggota untuk menjemput BB tersebut. Sekitar pukul 17.48 wita anggota yang ditugas untuk menjemput BB kembali ke penginapan dengan membawa BB tersebut.
Penulis   : Erick Helo
Editor       : isak kaesmetan
Baca Juga :  Keren! Tembus Ke Manca Negara, Ramuan Herbal  Asal Kabupaten TTS Dibagi Gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here