Teken MoU Dengan  Pemda Sumba Barat, Plt.Dirut Bank NTT : Pengelolaan Uang Negara Punya Peran Penting

  • Whatsapp
Waikabubak,lensantt.com – Tandatangani PKS & MoU dengan BPKP dan Bank NTT, Pemda Sumba Barat Wujudkan Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Perwakilan Badan Pengawasan  Keuangan dan Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPKP) dan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT).

Penandatanganan PKS dan MoU yang berlangsung Selasa 6 Oktober 2020 bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat ini berisikan pengembangan  dan penggunaan aplikasi koneksi transaksi antara rekening kas umum daerah dengan aplikasi SIMDA keuangan dalam rangka optimalisasi pengelolaan keuangan pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

PKS dan MoU ini ditandatangani oleh Penjabat Sementara Bupati Sumba Barat Drs. Semuel D. Pakereng, M.SI, Plt. Direktur Utama Bank NTT Harry. A. Riwu kaho dan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPKP) dan disaksikan oleh Ketua DPRD Sumba Barat Drs. Dominggus Ratu Come, Penjabat Sekda Sumba Barat Drs. Daniel Pabala, staf ahli, Pimpinan Cabang Bank NTT Waikabubak Yuan Nerda Taneo dan undangan lainnya.

Sementara itu Plt. Direktur Utama Bank NTT Harry. A .Riwu kaho mengatakan dalam kondisi covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia yang sangat berdampak pada ekonomi ini, sektor UMKM dan peran pemerintah dalam pengelolaan uang negara memegang peran penting sebagai penggerak terjaganya perekonomian.

” Covid-19 yang melanda dunia dan kita semua saat ini berdampak pada perekonomian kita yang bergerak minus. Untuk itu sektor UMKM dan tentunya peran pemerintah dalam pengelolaan uang negara yang transparan menjadi salah satu kunci agar segera terjawab tuntutan saat ini sehingga bisa memberi dampak baik bagi ekonomi kita,” tutur Harry.

Di saat yang sama Plt. Direktur Utama Bank NTT Harry. A .Riwu kaho menyerahkan bantuan CSR sebesar 65 juta 100 rupiah kepada pemerintah Sumba Barat untuk diteruskan kepada kelompok usaha Bumdes Mada Ole yang dibina oleh Bank NTT Cabang Waikabubak.

Bumdes Mada Ole merupakan penghasil beras Gogo Waetana yang karena keterbatasan kemasan tidak bisa menjangkau pasar lebih luas. Untuk itu Bank NTT menghadirkan bantuan kemasan beras Gogo untuk ukuran 5 dan 10 kilogram. (Ikz)

Komentar Anda?

Related posts