Menia,lensantt.com- Serangan badai seroja meluluh lantahkan  Provinsi NTT. Hanya hitungan Sekitar 18 Kabupaten/kota lumpuh tak berdaya.
Bukan hanya rumah nyawa orang tercinta pun hilang seketika. Hal itu membuat banyak kalangan menaruh prihatin.
Sabu Raijua pun terdampak badai mengganaskan tersebut. Ada hal menarik yang dilakukan oleh Masyarakat Sabu Raijua warga bergotong royong membangun rumah warga yang terdampak badai seroja.
Seperti yang dilakukan oleh Warga Desa Keliha. Tanpa menunggu bantuan Pemerintah mereka membangun Rumah  Ruben Daga Ludji yang merupakan warga Desa tersebut.
Kepada media ini Sabtu, (31/04/2021) Ruben Daga Ludji mengatakan, gotong royong yang dilakukan oleh warga sangatlah membantu.
Terbukti tanpa mengeluarkan banyak uang rumahnya sudah dapat diperbaiki sehingga ia dan keluarga dapat menempati rumah tersebut.
“Gotong Royong warga sangat membantu saya, sekarang saya dan keluarga bisa tinggal kembali di rumah,” jelasnya.
Soal biaya Ruben mengatakan, ia hanya menyiapkan makanan untuk para pekerja.”Tidak banyak biaya saya hanya menyiapkan makanan,” jelasnya.
Terpisah Calon Bupati Sabu Raijua Drs. Nikodemus N Rihi Heke, M.Si mengatakan, semangat gotong royong masyarakat sabu raijua harus kembali dibangkitkan.
 
” kita harus bangkitkan lagi semangat gotong royong di Kabupaten Sabu Raijua,” ucapnya.
 
Hanya dengan gotong royong kata dia, masalah seberat apapun bisa diselesaiakan.” Hanya dengan gotong royong kita bisa menyelesaiakan sebuah masalah,” ucapnya.
 
 
Pria yang akrab disapa Maballa ini dengan tegas mengungkapkan, semangat Mira Keddi Hari warisan para leluhur harus terus di pertahankan.
 
“Semangat Mira Kaddi Hari domemude para lai harus terus di tingkatkan,” ujarnya.
 
Ia menghimbau supaya, masyarakat sabu raijua tetap bersatu sehingga menjadikan sabu raijua yang maju dan bermartabat.
 
” Mari kita jadikan sabu raijua yang Bersatu Maju dan Bermartabat,” tutupnya. (Ikz)
Baca Juga :  Kasus Kredit Macet Bank NTT, Kejati Kembali Sita Uang 9 Miliar Lebih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here