Soe, lensantt.com- Jumad 19 juni 2020 tim pansus LKPJ DPRD TTS kembali “merantau” ke Desa-desa.
Kali ini Pusmesmas Tetap menjadi tujan Tim Pansus. Dari hasil kunjungan itu Tim pansus menemukan data yang mencengangkan. Ternyata Stunting tertinggi ada di puskesmas tersebut.
Kapus Alfret Benu Kepada lensantt.com menjelaskan, tim medis di puskesmas itu terdiri dari 1 orang Dekter, Perawat 4 orang yang berstatus PNS, Bidan 7 orang juga berstatus pns Dan 3 orang  Tenaga gizi dengan status yang sama.
Pada tahun 2019 terdata 1260 anak masuk kategori Stunting. “Ada anak tapi gizi buruk, ada juga yang gemuk,” tegasnya.
Ia mengakui, Puskesmas tetaf belum diregistrasi karena ada beberapa kegiatan yang belum di laksanakan seperti, rapat sektor pengawasan sehingga LPJ tahun 2019 belum dimasukan.
“Ada 6 puskesmas yang blm diregistrasi termasuk Puskesmas Tetaf. ada kegiatan yg blm dilaksanankan misaljan rapat sektor, pengawasan, sehingga tahun 2019 belum SPJ,” jelasnya.
Untuk pencegahan puskesmas tetap, membagi PNT untuk balita kurus dan
Ibu hamil diberi faksin. Sedangkan  bagi remaja putri di beri Vitamin.
“Yang gizi buruk tahun 2020 ada 2 orang tapi sudah sembuh,” jelasnya. (Erick)
Baca Juga :  Tolak Putusan Ahok, Pendeta Di NTT Gelar Aksi Demo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here