banjir
Kondisi desa Gao setelah banjir surut | Photo: Copyright shanghaiist.com

Lensantt.com-   Kisah mengharukan dating dari Daxian, Xingtai, Hebei, China pria yang di ketahui bernama Gao Fengthai  ditinggalkan oleh istrinya lantaran GAo memilih  untuk menyelamatkan ibu kandungnya saat banjir pada selasa pekan lalu dikutip dari laman shanghaiist.com.

Sebelumnya, Gao yang saat itu sedang bekerja menerima pesan dari badan meteorologi bahwa akan datang hujan deras dan badai melanda kawasan ia tinggal. Menerima pesan tersebut, Gao pun bergegas pulang dan segera memeriksa kondisi sang ibu yang tinggal seorang diri di desanya. Gao berada di tempat ibu selama 3 jam dan bersiaga jika sewaktu-waktu banjir datang. Tapi, rupanya banjir tak datang menerjang.

Gao pun merasa aman dan ia pamit pulang ke rumahnya serta meninggalkan sang ibu. Lewat tengah malam, istri Gao menerima telepon dari kepala desa dan memberi tahu bahwa banjir sudah datang. Istri Gao pun lalu membangunkan Gao dan memberi tahu kondisi ini.

Baca Juga :  Tak Dipuaskan Istri, Satpam Cabuli Bocah

Tahu bahwa banjir telah datang, Gao pun lalu bergegas pergi ke rumah sang ibu yang tak jauh dari rumahnya dan menyelamatkannya. Setelah memastikan ibu selamat, Gao kembali pulang ke rumahnya untuk menyelamatkan istri dan anak-anaknya.

Sayang, pintu rumah telah dikunci oleh sang istri. Hal ini dilakukan sang istri agar air tidak masuk ke dalam rumah. Gao yang tak bisa masuk rumah akhirnya mengingatkan istri agar istri, kedua anaknya dan juga ayahnya naik ke atap rumah.
Keesokan hari setelah banjir surut, Gao bergegas pulang ke rumahnya. Namun, ia tak mendapati sang istri maupun anak dan ayah di rumah. Sang istri telah meninggalkan rumah bersama anak dan ayah juga dengan membawa uang sebesar 2 ribu yuan atau setara dengan 4 juta rupiah. Gao mengatakan,

Baca Juga :  Bupati Nikodemus Rihi Heke Bangun Jalan Di 7 Desa

 

 

“Dia istri yang baik, ia berkepribadian kuat dan selalu merawat orang tua kami dengan baik. Saya tahu dia kecewa dengan saya. Tapi, saat itu saya bingung. Mengabaikan ibu adalah suatu hal yang sangat tidak baik. Tapi meninggalkan istri juga tak bisa diterima dengan baik. Saya akan meminta maaf pada istri saya dan membawanya pulang kembali. Ya, meski saya tidak yakin bahwa ia akan memaafkan saya.”

Menurut Gao, saat banjir terjadi ia sempat bingung siapa yang harus ia tolong dulu. Ibu yang sudah tua lagi renta atau istri dan anak-anaknya. Namun, Gao memutuskan segera menolong ibunya karena ia tak punya pilihan lagi.

Gao mengungkapkan bahwa ia akan meminta maaf kepada istrinya  dan mengunjungi rumah mertuanya serta membawa istrinya kembali pulang ke rumah mereka. (net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here