Beranda Ekbis Niat Kuasai Harta, Handoko Palsukan KTP Istri

Niat Kuasai Harta, Handoko Palsukan KTP Istri

Kupang, lemsantt.com – Budiarti Syanti (47) melaporkan Handoko, mantan suaminya  ke Polda NTT karena diduga telah memalsukan identitas dirinya.

Diduga Handoko berani memalsukan KTP istrinya agar dapat memuluskan rencananya untuk menguasai seluruh harta.

“Laporan hari ini soal pemalsuan identitas atas nama saya dengan KTP Sumba Barat Daya (SBD). Jadi data-data saya, tanda tangan saya, tanggal lahir anak saya dipalsukan, dirubah, dimodifikasi dan nama orang tua saya juga dirubah oleh mantan suami saya yang namanya Handoko,” ungkap Budiarti usai memberikan laporan di SPKT POLDA NTT, Selasa (27/11/2018).

Menurut Budiarti, Pemalsuan itu indikasinya untuk mengelapkan harta bersama (harta gono gini).

“Sekarang saya masih menggugat di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Banyak indikasi ditemukan, dia (Handoko) menggunakan KTP SBD untuk jual beli tanah,” terang Budiarti

Baca Juga :  Pendaftaran Gratis, SMK Kristen Soe Target Terima  400 Siswa Baru

Sementara, Arifrido Wegitama, Kuasa Hukum Budiarti (Pelapor) mengatakan bahwa, Alasan melaporkan kasus ini di polda NTT, karena mainstream (arus utama) dan Lokusnya itu ada di Sumba Barat Daya (SBD) NTT.

“Karena disitulah diterbitkannya  yang diduga KTP palsu, KK Palsu. Jadi indikasinya sekarang bukan penggelapan harta bersama. Tetapi tentang pemalsuan dokumen, itu tidak hanya digunakan untuk penggelapan harta bersama tetapi ada kemungkinan-kemungkinan yang lain yang bisa berakibat atau ada efek samping terhadap klien kita sendiri. Bisa jadi digunakan untuk jual beli dengan orang lain dan bisa nanti terlibat klien kita untuk itu kita melaporkan,” tutur Arifrido

Terkait pemalsuan KTP, kata Afrido, ada keterlibatan Dukcapil. “Makanya sekarang Dukcapil kita gugat melalui peradilan tata usaha negara. Sudah didaftarkan. Dan tadi juga sudah disidang,” jelasnya

Baca Juga :  Terhenti 10 Tahun, Akhirnya Kantor Bank NTT Cabang Kalabahi Resmi Beroperasi
Baca Juga :  Pendaftaran Gratis, SMK Kristen Soe Target Terima  400 Siswa Baru

Arifrido mengharapkan pihak kepolisian (Polda NTT) untuk secepatnya melakukan penyelidikan.

“Setelah ini kita Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Mudah-mudahan ada pengembangan karena di situ juga ada dugaan lain, orang tua klien sendiri  juga dipalsukan tanda tangannya oleh si Handoko. Kita menduga seperti itu. Makanya malam ini bisa BAP dan mengembalikan data-data  kepada penyidik agar bisa dikembangkan lebih lanjut,” tutup Arifrido

Pantauan media ini, saat melapor, Budiarti Syanti didampingi Ayahnya dan kuasa Hukum Arifrido Wegitama. (Ikz)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Nomor 1 Untuk Helama Tona Ie, Rihi Heke : Mari BerSATU Untuk Sabu Raijua

Seba,lensantt.com- KPU Sabu Raijua telah melakukan penarikan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten tersebut. Hasilnya paket HELAMA TONA IE (Drs.Nikodemus N Rihi...

1 Pasien  Positif Covid-19 Di TTS Dalam Kondisi Buruk, Jubir : Saat Ke Soe Pasien Menumpang Ojek

Soe, lensantt.com-  pasien covit 19 di kabupaten TTS, satu orang pasien asal desa nulle kecamatan amanuban barat kabupaten TTS,  Berinisial IP diketahui dalam kondisi...

Kisah Johanis Landu Praing Yang Bergelut Dari Sopir Hingga Jadi Dirum Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Nasib orang tidak ada yang tahu. Memang benar jika perjuangan dengan ketulusan maka akan meraih hasil memuaskan. Hal itu juga di alami Oleh Direktur...

Melirik Sosok Johanis Landu Umbu Praing Pria Rendah Hati Dengan Komitmen Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com -  Begitu banyak Bankir yang ada di provinsi NTT. Namun ada sosok humanis dan rendah hati. Dialah Direktur Umum (Dirum) Bank NTT Johanis  Landu...

Partai Hanura TTS  Bedah Rumah  Janda Rut Tafui 

Soe, lensantt.com- Proses bedah rumah milik wanita Paruh Baya Rut Tafui warga Desa Noenbila Keluhanahan Nonohonis kab TTS yang dilakukan oleh Fraksi Hanura melalui...