Thursday, July 25, 2024

Mengenang Kepergian Mrs.Laurie Grimess Fishbach, Kaum Disabilitas dan Anak Panti Diberi Donasi

-

Kupang, lensantt.com – Keluarga Fishbach memang dikenal dengan kebaikan mereka terhadap sesama dalam setiap momen baik itu suka maupun duka mereka akan berbagi.

Sasarannya adalah orang-orang yang kurang mampu atau kaum marjinal yang terpinggirkan.

Memang keluarga Fishbach yang berdomisili di Amerika ini bisa dibilang bergelimang harta namun harta itu tidak mereka nikmati sendiri tapi juga diberikan kepada orang-orang yang pantas mendapatkannya.

Salah satu orang baik dari keluarga Fishbach adalah Mrs. Laurie Grimess FISCHBACH.

Ia begitu prihatin dengan orang-orang di sekitarnya namun wanita baik ini akhirnya dipanggil Sang Kuasa pada tanggal 03 Februari 2024 di Ohio Amerika Serikat.

Kepergian wanita baik kelahiran 12/3/1945
Tentunya menuliskan luka yang mendalam namun apa daya ini kehendak Tuhan.

Memang menyedihkan jika melihat tanggal dimana ia meninggalkan dunia ini, karena hanya tinggal sebulan lagi Almarhumah merayakan ulang tahunnya yang ke-79.

Benar memang ketika orang yang berakhlak baik, kendatipun ia tidak lagi menghuni dunia ini orang tercinta yang ditinggalkannya akan terus menebar kebaikan untuk semua orang.

Hal ini yang dilakukan oleh Ny. Rowiy R. F. Fishbach dan Suami terkasih Mr. John Fishbach.

Untuk mengenang 40 hari kematian Mrs. Laurie Grimess Fishbach, pasangan suami istri ini membagi rezeki kepada panti Asuhan khusus anak-anak cacat/disabilitas susteran Alma Baumata, Panti Asuhan Generasi Pengubah Sikumana, Komunitas Tunanetra Tofa. Juga diakonia bagi 5 keluarga/janda miskin yg terpilih dari berbagai tempat di kota Kupang dan sekitarnya, juga kepada 4 orang sahabat Ny. Rowiy Fischbach .

Kegiatan penuh sukacita itu digelar pada
15 Maret 2024 di Hotel Cahaya Bapa. Terlihat suasana kegembiraan tergambar dari wajah para penerima sumbangan.

Anak-anak panti asuhan, penyandang disabilitas yang ikut hadir saat itu tentunya merasa puas dengan acara tersebut. Bukan hanya itu makanan yang disajikan begitu nikmat dan semua undangan menyantap makanan itu dengan sukacita.

Melihat acara itu Mr John Fishbach mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan juga panitia dan kerabat yang telah ikut mensukseskan acara 40 hari mendiang. Mrs.  Laurie Grimess Fishbach.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua kerabat Anda taulan saudara dan juga tim yang telah mensukseskan acara ini,” kata MC saat men-translate ucapan Mr. John Fishbach.

Untuk mentgelar acara itu, Tim kepercayaan Ny. Rowiy R.F.  Fishbach yang diketahui bernama JRR Love & Sincerity dipercaya sebagai pelaksana.

Pdt. Otniel Danny Liu sebagai ketua JRR Love & Sincerity mengatakan, ini amanat dari Tuhan dan untuk kesekian kalinya dilakukan oleh Mr.John & Nyonya Rowiy R. F. Fischbach di hotel Cahaya Bapa Kupang tanggal 15 Maret 2024 .

Ia bersyukur karena masih dipercaya dalam rangka ibadah syukur mengenang mendiang ibu mertua Mrs.Laurie Grimess FISCHBACH yang meninggal pada Sabtu, 3/2/2024 di Ohio-Amerika Serikat.

Dijelaskanya, konsep acara dengan mengundang makan sekaligus memberikan donasi khusus bagi tamu terhormat dari Panti Asuhan khusus anak-anak cacat/disabilitas susteran Alma Baumata, Panti Asuhan Generasi Pengubah Sikumana, Komunitas Tunanetra/Buta Tofa. Juga diakonia bagi 5 keluarga/janda miskin yg terpilih dari berbagai tempat di kota Kupang dan sekitarnya, juga kepada 4 orang sahabat Ny. Rowiy Fischbach .

Ia mengatakan, turut hadir dalam jamuan ini para rohaniawan dan ratusan sahabat-sahabat yang mencintai Nyonya besar. Ibadah syukur dipimpin oleh ibu Pdt. Deazsy Tatengkeng yang dilakukan live streaming dalam dua bahasa (inggris-indonesia). Terima kasih kepada owner Cahaya Bapa, Mama Regina Dando yang turun langsung mensukseskan acara ini.

Ketua team Love &Sincerity Kupang, Otniel Danny Liu, bangga dapat menggelar acara dengan konsep yg mengharukan ini.

Bahkan Karena merasa terharu, ia meneteskan air mata ketika menyaksikan para tunanetra menyanyikan lagu “Hanya sebatas doa dan dapat kuraih jemari tangan kasih-Mu Tuhan.

Rasa haru itu muncul dilubul hati  Pdt.Dhanny Liu karena lagu yang dibawakan para tunanetra mengingatkan kisah perjalanan hidup seorang Nyonya  Rowiy Fishcbach-Fangidae yang diangkat jemari tangan Tuhan dari seorang gembel di Amerika menjadi seorg yang kaya raya hingga hari ini.

Diakhir kata ia berharap, diberkati melimpah hati dan hidup keluarga besar Fischbach-Fangidae, Mr.John-Ny.Rowiy di California-Amerika.

Turut  hadir saat wawancara bersama Pdt. Dhanny Liu yaitu didampingi pengurus lainnya, Edson Riwoe, Pdt..Elen Boru dan Pdt. Jublina Rafael.

(Ikz)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories