More
    BerandaKota KupangMau Curhat Soal Ijin ? Ayo ke DPMPTSP Kota Kupang Ada "BESTI"...

    Mau Curhat Soal Ijin ? Ayo ke DPMPTSP Kota Kupang Ada “BESTI” Beres dan Pasti

    Kota kupang, lensantt— Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali tidak main -main.

     

    Hal itu tentunya bermuara pada masyarakat kota Kupang artinya bahwa pelayanan prima akan diberikan hanya untuk seluruh masyarakat kota Kupang.

     

    Demi mewujudkan pelayanan tersebut DPMPTSP meluncurkan program Besti atau beres dan pasti. Program ini bertujuan untuk mendengar curhat terkait perizinan.

     

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Andre Otta. Kepada media ini Jumat 28 November 2025 mengatakan, pihaknya memastikan bahwa Program BESTI—singkatan dari Bersih, Efisien, Sigap, Transparan, dan Inovatif—kini tidak hanya menjadi jargon, tetapi sudah berjalan beres dan pasti di lingkup DPMPTSP.

    Saat ditemui di sela aktivitas pelayanan, Andre Otta berbicara terbuka mengenai arah pembenahan birokrasi yang sedang dijalankan. Baginya, pelayanan publik tidak boleh hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari keterbukaan, kenyamanan masyarakat, dan keberanian menerima keluhan.

    “Silakan kalau mau curhat. Apapun keluhan soal layanan perizinan, sampaikan saja. Program BESTI memang kita siapkan supaya masyarakat merasa dekat dengan DPMPTSP. Setiap masalah akan ditangani, dan semuanya harus beres serta pasti,” tegas Andre Otta.

    Menurutnya, BESTI merupakan pendekatan baru yang menekankan perubahan karakter pelayanan: pegawai harus bersikap ramah, menjawab dengan jelas, menyelesaikan permohonan tepat waktu, serta tidak membuka ruang bagi pungutan atau praktik tidak sehat. Semua proses kini diarahkan melalui jalur sistematis dengan standar yang sudah ditetapkan.

    Ia mengungkapkan bahwa sejak implementasi BESTI, jumlah keluhan yang masuk justru menjadi peluang bagi mereka untuk mengevaluasi dan memperbaiki layanan. “Setiap suara masyarakat itu penting. Kami tidak alergi kritik. Justru lewat curhat-curhat itu kami tahu titik mana yang harus dibenahi,” ujarnya.

    Di sisi internal, DPMPTSP juga memperkuat pengawasan disiplin kerja, penyederhanaan alur pelayanan, serta pemanfaatan teknologi untuk memangkas waktu proses izin. Semua ini, kata Andre, merupakan bagian dari komitmen menjadikan kantor pelayanan publik sebagai ruang yang aman, ramah, dan solutif.

    “Kami ingin masyarakat merasa bahwa DPMPTSP adalah rumah mereka ketika menghadapi persoalan perizinan. Datang curhat pun boleh. Yang penting, semua pulang dengan kepastian,” tambahnya.

    Dengan penguatan Program BESTI, Andre Otta optimistis kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah daerah akan semakin meningkat. Ia pun mengajak masyarakat terus berpartisipasi dengan memberikan masukan demi pelayanan yang lebih baik ke depan.

     

     

    Program BESTI di DPMPTSP Kota Kupang adalah singkatan dari

     

    “Beres dan Pasti” yang merupakan akronim untuk pelayanan yang cepat, tepat, bersahabat, dan terpercaya. Program ini bertujuan agar masyarakat merasa nyaman dan tidak ragu saat mengurus perizinan dengan menjadikan DPMPTSP sebagai tempat yang mudah untuk berkonsultasi dan menyelesaikan urusan administrasi.

     

    program BESTI Program ini mengedepankan sikap pelayanan yang sopan dan ramah, menciptakan suasana yang bersahabat bagi masyarakat.

     

    • Cepat: Menekankan pada efisiensi waktu dalam setiap pelayanan agar urusan perizinan dapat selesai dengan segera, sehingga tidak membuat masyarakat menunggu terlalu lama.
    • Terpercaya: Membangun keyakinan masyarakat bahwa DPMPTSP bekerja secara profesional dan dapat diandalkan. Dalam konsep yang lebih luas, ini mencakup pelayanan yang akurat dan tuntas.
    • Tuntas: Menyelesaikan setiap urusan yang diajukan sampai tuntas sesuai dengan prosedur yang berlaku. (**”*)

    Komentar Anda?

    Lensa NTT
    Lensa NTT
    Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, sekretaris JMSI NTT.

    Must Read

    spot_img
    error: Tidak boleh di Copas