Kisah Pilu Mantan Bupati Mabar Agus Ch.Dulla, Mendekam Di Jeruji Besi Diakhir Masa Jabatan 

  • Whatsapp
Kupang,lensanttntt.com – Kisah Pilu Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula. Salah satu putra asal Manggarai Barat ini harus menjadi salah satu pengmenghuni sel setelah terjerat kasus Korupsi senilai Rp. 1, 3 Triliun.

Baru saja meyerahkan jabatan pada tanggal beberapa bulan lalu. Hari ini Rabu (10/03/2021) sekitar pukul 13 : 30 wita,  Agustinus CH. Dulla resmi ditahan tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT).

Sebelumya Dulla sudah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus yang sama. Sebenarnya, Dulla sudah ditahan sejak ditetapkan sebagai tersangka namun karena terpapar covid-19 pihak Kejati NTT tidak menahan mantan Bupati Mabar itu.

Sebelum ditahan oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT, tersangka mantan Bupati Mabar ini diperiksa terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari dokter yang disiapkan oleh Kejati NTT.

Usai pemeriksaan, tim medis menyatakan bahwa tersangka dalam kondisi sehat dan layak untuk dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kupang dalam kasus yang merugikan keuangan negara Rp. 1, 3 triliun.

Bukan saja itu, tersangka Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH. Dulla juga dilakukan pemeriksaan antigen oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk memastikan tersangka sudah sembuh dari virus Covid – 19 atau tidak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT, menyatakan bahwa tersangka Mantan Bupati Mabar, Agustinus CH. Dulla telah sembuh dari virus Covid – 19 setelah menjalani isolasi dan perawatan saat terkena virus Covid – 19 beberapa waktu lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Manggarai Barat, Bambang Dwi yang ditemui di Kantor Kejati NTT menegaskan bahwa tersangka merupakan orang ke – 17 yang ditahan oleh penyidik Tipidsus dalam kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Sebelum ditahan, kata Kajari, mantan Bupati Mabar, Agustinus CH. Dulla terlebih dahulu diperiksa oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT dalam kasus tersebut.

Dilanjutkan Kajari, hari inipun tim penyidik Tipidsus Kejati NTT melakukan tahap II karena berkas telah dinyatakan lengkap (P – 21) ke tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Mabar untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang.

“Tersangka ditahan 20 hari kedepan, sambil menunggu proses dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang,” kata Bambang.

Ditegaskan Bambang, setelah menerima tahap II dari penyidik Tipidsus Kejati NTT, Jaksa Penuntut Umum segera melimpahkan berkas perkara akan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan.

“Dalam waktu dekat berkas perkara, barang bukti dan tersangka akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan,” tegas Bambang.

Terpisah, Frans Tulung dan Mel Ndaomanu selaku kuasa hukum tersangka mantan Bupati Mabar, menambahkan bahwa berharap kasus tersebut segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk segera disidangkan.

Keduanya berharap agar berkasnya segera untuk dilimpahkan agar disidangkan guna mendapatkan kepastian hukum dari tersangka dalam kasus tersebut.

“Soal salah atau benar itu nanti diuji dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang. Makanya kami berharap kasusnya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang,” harap dua kuasa hukum dari tersangka. ( ikz/kriminal.co)

Komentar Anda?

Related posts