Kasus Tak Ada Kejelasan, Keluarga Korban Penikaman Mengadu Ke DPRD TTS

  • Whatsapp
Soe lensantt.com- Empat orang Keluarga korban penikaman Omri Selan oleh perguruan silat PSHT pada beberapa waktu lalu, kembali mengadu ke komisi I DPRD TTS  Jumad , 28 Agustus 2020.
Dalam laporan pengaduan yang dibicarakan oleh Keluarga kandung korban bahwa laporan tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian namun hingga saat ini belum juga ada titik kejelasan.
Sementara itu Anggota DPRD TTS Uksam mengatakan,  masalah tersebut merupakan masalah  organisasi.” jadi kita kita segera meminta aparat penegak hukum harus menindak lanjuti kasus tersebut,” tegasnya.
” Dan segera mengungkap siapa pelakunya. Harus aparat kepilisian bekerja secara profesional. Harus mendukung secara serius,” tambahnya.
Dengan adanya covid-19ini kita seharusnya menangkap pelaku dengan mudah. Jika bandara maupun pelabuhan.
“Jadi harus undang teman kepolisian untuk rapat bersama soal kasus ini,” kata dia.
Ia menegaskan, jika ada organisasi seperti itu harus kita buat pertandingan yang sudah dilakukan oleh dandim 1621 TTS.
” jadi ada Pertandingan yang sportifitas. Bukan bertanding diluar pebgetahuan pemerintah supaya adabyg korban seperti kasus ini,” jelasnya.
Ethi selan kepada komisi 1 DPRD TTS mengisahkan, Pelaku Apris Talan sudah pernah melakukan pelemparan rumah dari orang tua korban.
“Ia pernah lempar rumah korban,  bapak korban sempat melapor polisi tetapi berujung damai,” jelasnya.
Ia menyesalkan, jika kejadian terulang lagi. ” kejdian terulang Ini tidak bisa dibiarkan, kami sangat kecewa dgn perbuatan pelaku. Apalagi saat ini prises hukumnya masih lamban” ujarnya.
Penulis    : Erik Hello
Editor        : Izack Kaesmetan

Komentar Anda?

Related posts