Beranda Ekbis Geram Dengar  Pecat Karyawan Tanpa Pesangon, Mohamad Ansor : Kami Akan Sidak...

Geram Dengar  Pecat Karyawan Tanpa Pesangon, Mohamad Ansor : Kami Akan Sidak UD Sama Jaya

Kupang,lensantt.com- Angota DPRD Mohamad Ansor geram ketika mendengar dua karyawan UD. Sama Jaya Vitalis Bano dan Yohanes Nesi di pecat tanpa memberi pesangon.
“Bila perlu Kami akan sidak UD. Sama Jaya,” Kata Mohamad Ansor kepada media di Kantor DPRD NTT Kamis, (30/07/2020).
Ia menegaskan, sesuai aturan harusnya karyawan yang sudah bekerja sangat lama harus di beri penghargaan berupa pesangon.
“Sesuai aturan pesangon itu wajib,” kata dia.

Dua Karyawan yang dipecat memberikan keterangan pers

21 Tahun Bekerja, Toko Sami Jaya Pecat Karyawan Ini Tanpa Pesangon
Diberitakan sebelumnya, Nasib naas di alami  Vitalis Bano Warga kelurahan Nun Bau Delha (NBD) pasalnya, ia dipecat dari tempat ia bekerja (UD. Sama Jaya) Tanpa menerima uang sepeser pun.
“Saya sudah bekerja 21 tahun lalu saya dipecat dari toko tanpa diberi uang apalagi pesangon,” Kata Vitalis Bano kepada wartawan di Kantor DPRD NTT Selasa (28/07/2020).
Menurut dia, sebelum dipecat ia disuruh menandatangani surat. Naman, itu tidak lalukan lantaran ia belum mendapatkan haknya.
“Saya disuruh tanda tangan surat tapi saya tidak mau,” kata dia.
Pria yang berprofesi sebagai sopir ini mengaku, dia bekerja sejak tahun 1999 dengan gaji 300 ribu rupiah.
“Sekarang saya terima Rp.1.800.000 dulu hanya dengan 300 ribu, saya sopir pertama di toko itu,” pungkasnya.
Ditempat yang sama Yohanis Nesi salah juga karyawan yang dipecat mengatakan, saat ia dipecat pihak perusahaan memberikan uang senilai 4 juta rupiah.
“Saya hanya di beri uang 4 juta rupiah,” kata dia.
Padahal jika di kalakulasikan 2 tahun kerja, maka nilai uang yang harus diterima sekitar 11 juta lebih.
” Hasil kalkulasi pihak nakertrans harusnya saya terima 11 juta lebih,” kata dia.
Kedua karyawan ini berharap, pihak peusahaan segera membayar hak mereka.” Pintanya.
Pihak Perusahaan Bantah Pernyataan Karyawan
Sementara itu pimpinan UD Sama Jaya Muji Santoso membantah pernyataan kedua karywan tersebut. Menurut dia, apa yang disampaikan merupakan pembelaan diri semata.
“Itu versi mereka , hanya mau membela diri,” kata dia.
 Ia menegaskan, pihak perusahaan tidak pernah memecat kedua karyawan itu.
 
“Kami tidak pecat kalau surat peringatan betul kami berikan,” ujarnya.
 
Pada kesempatan itu Santoso juga menyampaikan, kalau permasalahan tersebut akan diurus oleh Kuasa hukum perusahaan.” Nanti pengacara kami yang urus ini,” tegasnya.(ikz)
Baca Juga :  Akhirnya, 12 Desa  Di Sumba  Nikmati  Listrik
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Aliansi Solidaritas Besipae : Warga Gantungkan Hidup Di Hutan Pubabu

Kupang, lensantt.com- Persoalan antara Pemprov NTT dan waga Besipae terus bergulir. Kali ini Oraganisasi yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Besipae menggelar aksi di kantor Gubernur...

Tolak Pembangunan Sarana Di TNK,  Formapp Mabar “Serbu” Kantor DPRD Mabar 

Labuan Bajo,lensantt.com – Kelompok  masyarakat yang tergabung dalam Forum dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Kabupaten Manggarai Barat, NTT menggelar aksi unjuk rasa di DPRD dan...

Kabupaten/Kota Sepakat “Suntik”  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Untuk  Pemenuhan Modal Inti Rp. 3 Triliun Tahun 2024 pada PT. BPD NTT, sebagai pemenuhan POJK 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Untuk...

Motivasi Yosef Tanu Dari “Taman Eden”

Kefamenanu,lensantt.com- "Sang Motivator" Kalimat ini pantas di sandangkan kepada Yosef Tanu bagaimana tidak kendati sudah menduduki jabatan penting di jajaran birokrasi Kabupaten  TTU ia...

Komitmen Kesejahteraan Dari Bank NTT Dan Pemda Untuk Masyarakat Sumba Barat

Kupang,lensantt.com - Untuk membangun sebuah daerah pihak pemda tentunya membutuhkan suport dari pihak lain. Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat yang menggandeng...