OLEH: MARIA RADEGUNDA NAI BUTI
Mahasiswa Semester V1- Fakultas FKIP- Prodi Bimbingan dan Konseling-UNWIRA
KKN-PPM 2021
Gerakan Produktif dan Hidup Sehat di Tengah Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 ini sudah mewabah di Indonesia sejak satu tahun silam. Hingga saat ini jumlah penularan virus ini masih meningkat seiring dengan jumlah kematian juga meningkat. Penyebaran virus covid-19 ini bisa terjadi akibat dua cara, yang pertama melalui droplet (percikan) dan kedua melalui kontak fisik dengan orang yang terjangkit virus covid-19 tersebut. Berbagai upaya pun sudah dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi penyebaran virus mematikan ini, salah satunya dengan tetap berada di rumah dan meminimalisir untuk bepergian keluar rumah. Jika terpaksa berpergian di luar rumah harus memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan. Dengan selalu berada di rumah, maka jelas akan mengurangi aktivitas fisik\kontak fisik sehingga untuk memutuskan mata rantai penularan covid-19. Padahal kesehatan tubuh sebagai kunci terhindar dari berbagai penyakit, apalagi pada saat pandemi COVID-19 ini. Di Indonesia sendiri sudah dikenal sebuah program bernama PHBS atau Program Hidup Bersih dan Sehat. Progr//////am ini merencanakan sebuah kegiatan untuk memancing masyarakat untuk selalu memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan berperilaku sehat.
Pola penerapan hidup bersih dan sehat merupakan bentuk dari perilaku berdasarkan kesadaran sebagai wujud dari pembelajaran agar individu bisa menolong diri sendiri baik pada masalah kesehatan ataupun ikut serta dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di lingkungannya. Program penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan bentuk dari upaya untuk memberikan pelajaran berupa pengalaman pada tiap individu, anggota keluarga, sekumpulan, maupun pada masyarakat umum. Dengan tubuh dan pikiran yang selalu sehat, kesejahteraan hidup dapat meningkat dan pada kenyataannya pula, menjaga kesehatan tidak sesulit yang dibayangkan cukup dengan,menjaga pola hidup sehat setiap hari. Pola hidup sehat adalah sebuah komitmen jangka panjang untuk menjaga atau melakukan beberapa hal agar mampu mendukung fungsi tubuh, sehingga berdampak baik bagi kesehatan.
Di masa pandemi ini, ada beberapa anjuran untuk melakukan pola hidup sehat, salah satunya dengan menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Setidaknya ada lima bentuk pembudayaan GERMAS, yaitu sebagai berikut:
Melakukan aktivitas fisik
Konsumsi makanan bergizi
Deteksi dini secara berkala bagi kelompok masyarakat yang memiliki penyakit penyerta/komirbid
Menjaga kebersihan lingkungan
Saling mengedukasi dan mengingatkan orang-orang sekitar untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
Dampak dari pandemi covid-19 ini sangat dirasakan olah masyarakat seluruh Indonesia dan berbagai kalangan baik itu seperti pelajar, mahasiswa, petani, pekerja kantor dan di seluruh masyarakat Indonesia. Hal yang sama juga dialami oleh mahasiswa\mahasiswi kos putri lopo yang berlokasi di Jln. Sanjuan 1, RT 07\RW 02, Desa Penfui Timur, Kecamatan kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Mahasiswa\mahasiswi kos putri lopo tersebut semenjak covid-19 ini mereka menjadi sangat tidak produktif. Karena keseharian hanya mengerjakan tugas kuliah mereka dan hanya fokus pada perkuliahan saja. Mahasiswa\mahasiswi kos putri lopo hanya mengandalkan uang untuk membeli makanan siap saji sehingga pengeluaran pada masa pandemi covid-19 ini sangat besar dibandingkan sebelum pandemi covid-19 ini. Mahasiswa\mahasiswi kos putri lopo jarang mengonsumsi makanan-makanan yang sehat dan hanya mengandalkan uang untuk membeli sayur yang mengandung pupuk organik. Di masa pandemi covid-19 ini kesehatan dan kebutuhan makan bergizi itu sangat penting untuk meningkatkan imun tubuh kita agar tidak mudah terserang penyakit. Budidaya tanaman toga\tanaman rumah tangga adalah solusi yang tepat untuk mengatasi/mengobati penyakit, tanaman toga/tanaman rumah tangga juga sangat berkhasiat sebagai obat di masa pandemi covi-19 ini. Tanaman toga\tanaman rumah tangga ini membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dan obat keluarga yang sudah pasti aman dan terhindar dari bahan-bahan kimia.
Tanaman Toga\Tanaman Rumah Tangga.
Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.
Toga dimaksudkan agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dengan cara yang mudah, murah, aman dan nyaman. Toga selain menjaga kesehatan masyarakat, diharapkan dengan toga keindahan lingkungan rumah tangga dapat tercipta, termasuk mengurangi pengeluaran kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Karena kebutuhan obat, sayur-sayuran dan bumbu masak telah tersedia di dalam toga. Toga memberikan peran dan manfaat yang sangat penting sebagai penambah gizi, mempertahankan daya tahan tubuh, mencegah penyakit dan perawatan kesehatan terlebih khusus dalam masa pandemi covid-19 sekarang ini.
Penutup
Dimasa pandemi covid-19 ini orang-orang harus menjaga pola hidup sehat dan bersih. Pola hidup sehat dan bersih adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat. Perilaku hidup sehat dan bersih seperti rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, makan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga. Budidaya tanaman toga\tanaman rumah tangga yang kita lakukan di masa pandemi covid-19 ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan obat keluarga saja namun mempunyai banyak manfaat yang kita peroleh seperti menggurangi pengeluaran dan meningkatkan kreatifitas pada masyarakat.
Lampiran
Link video

