Beranda Hukrim Dipolisikan Absalom Sine, Haerudin : Silahkan Itu Hak Mereka

Dipolisikan Absalom Sine, Haerudin : Silahkan Itu Hak Mereka

Kupang,lensantt.com – Kasus kredit macet bank NTT cabang surabaya makin seru. Pengacara Harudin Masaro menyebutkan kalau mantan Plt.Dirut  Absalom Sine menerima uang 1,5 Miliar Rupiah.
Merasa dihina  Absalom Sine mengambil langkah Hukum dengan mempolisikan Kuasa Hukum Haerudin Masaro.

Menanggapi hal itu, Haerusin Masaro Kuasa hukum Muhamad Ruslan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi kredit Bank NTT ini mempersilahkan Direktur Kredit Bank NTT, Absalom Sine melaporkan dirinya ke polisi.

“Silahkan itu hak mereka,” kata Haerudin kepada media ini, Kamis, 16 Juli 2020.

Dilansir Realita Rakyat. Com, Kamis (16/7/2010) secara resmi mantan Plt Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Absalom Sine, SE melaporkan Haerudin Masaro ke pihak kepolisian Mapolres Kupang Kota.

Baca Juga :  Sadis, Di Ende Pria Paruh Baya Cabuli Anak Cacat

Haerudin Masaro dilaporkan Absalom Sine dengan sangkaan penghinaan terhadap dirinya dengan mengatakan bahwa mantan Plt Dirut Bank NTT ini menerima uang senilai Rp. 1, 5 miliar dari tersangka Stefanus Sulayman.

Laporan polisi itu tertuang dengan nomor : 749/STTLP/VII/2020/SPKT Polres Kupang Kota yang diterima oleh Briptu Soviany Tade.

Diberitakan sebelumnya Haerudin Masarro dalam keterangan persnya menyebutkan, Mantan Plt Dirut Bank NTT itu menerima uang sebesar Rp1,5 miliar dari Stefen Sulaiman di salah aatu rumah makan di dekat Hotel Asthon Kupang.

“Saya tahunya dari Dewi, dan dia sendiri yang menghitung uang yang diserahkan Stefen Sulaiman itu,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi kredit macet Bank NTT senilai Rp149 miliar merugikan negara sebesar Rp127 miliar. Bahkan, Kejaksaan Tinggi NTT telah menahan delapan tersangka, enam diantaranya adalah debitur dan satu dari pihak Bank NTT.(ikz)

Baca Juga :  Banyaknya Jalur Alternatif‪ Persulit Pengawasan Penyelundupan BBM di Wilayah Perbatasan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Aliansi Solidaritas Besipae : Warga Gantungkan Hidup Di Hutan Pubabu

Kupang, lensantt.com- Persoalan antara Pemprov NTT dan waga Besipae terus bergulir. Kali ini Oraganisasi yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Besipae menggelar aksi di kantor Gubernur...

Tolak Pembangunan Sarana Di TNK,  Formapp Mabar “Serbu” Kantor DPRD Mabar 

Labuan Bajo,lensantt.com – Kelompok  masyarakat yang tergabung dalam Forum dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Kabupaten Manggarai Barat, NTT menggelar aksi unjuk rasa di DPRD dan...

Kabupaten/Kota Sepakat “Suntik”  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Untuk  Pemenuhan Modal Inti Rp. 3 Triliun Tahun 2024 pada PT. BPD NTT, sebagai pemenuhan POJK 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Untuk...

Motivasi Yosef Tanu Dari “Taman Eden”

Kefamenanu,lensantt.com- "Sang Motivator" Kalimat ini pantas di sandangkan kepada Yosef Tanu bagaimana tidak kendati sudah menduduki jabatan penting di jajaran birokrasi Kabupaten  TTU ia...

Komitmen Kesejahteraan Dari Bank NTT Dan Pemda Untuk Masyarakat Sumba Barat

Kupang,lensantt.com - Untuk membangun sebuah daerah pihak pemda tentunya membutuhkan suport dari pihak lain. Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat yang menggandeng...