Kupang,lensantt.com- Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT Yusuf Adoe dan Ketua Forum Pertambangan Batu Warna  ( Fortuna ) Stanis Laus Wasonono, SE  menandatangani  Momerendum Of Understanding (MoU) terkait penambangan oleh para pemilik ijin.
Nota kesepahaman tersebut ditanda tangani pada Senin, (13/06/2022) bertempar di kantor Dinas ESDM Provinsi NTT.
Dalam sambutannya Kepala Dinas (Kadis) ESDM Provinsi NTT Yusuf Adoe menegaskan, para penambang saat ini tidak lagi megikuti aturan yang telah ditetapkan para penambang yang sudah berijin menambang  lokasi yang bukan ada dalam area yang ditunjuk.
“Kadang penambang sudah kantongi ijin masih menambang di  tempat yang bukan milinya,” tegasnya.
 Untuk itu Fortuna memang perlu diberdayakan agar dapat mengontrol proses penambangan. Apalagi, dengan sedikitnya personil dari Dinas ESDM tidak dapat menjangkau semua titik tambang.
” Kami tidak bisa akses ke semua tempat maka Fortuna bisa jadi perpanjangan tangan kami,” ujarnya.
Fortuna juga diminta memperkuat organisasi. Selain itu dimengharapakan, Forum ini segera menyusun Program Jangka Pendek, menengah dan Jangka Panjang.
” Program harus segera disusun,” pintanya.
Sebagai mitra ia berharap agar terus berkoirdinasi terkait perkembangan pebambagan batu warna. “Kita harus terus berkoordinasi,” jelasnya.
Soal anggaran dia menegaskan, itu merupakan tanggung jawab dari organisasi. “Anggaran diurus oleh organisasi sendiri,” jelasnya.
Tujuan MoU itu untuk dapat bersinergi, dalam mengembangkan batu warna yang ada di Provinsi NTT. (Ikz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here