Tuesday, July 23, 2024

Dimanja, Ini Curhat Pelaku UMKM Tentang bank NTT

-

Kupang, lensantt.com- bank NTT terus memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah juga pelaku UMKM yang ada di provinsi NTT.
Mereka dimanjakan dengan program-program brilian yang diluncurkan oleh bank milik daerah ini.
Bukan saja memberikan pinjaman tapi mereka juga mendukung memberikan ruang bagi para pelaku UMKM agar bisa memasarkan produk.
Bukan hanya itu dengan bunga yang sangat murah bank NTT memberikan kredit sehingga para pelaku UMKM bisa terus berkembang.
Sebagai bank milik daerah tentunya punya peran penting dalam mensejahterakan pelaku  UMKMA sehingga pendampingan secara rutin dilakukan oleh bank NTT.

PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memberdayakan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah NTT.

Tidak hanya memberikan fasilitas kredit modal kerja, namun Bank NTT juga mempromosi secara gratis produk-produk UMKM hingga ke sejumlah supermarket modern.
Beberapa pelaku UMKM mengakui kalau bank NTT sangat membantu mereka dalam pengembangan usaha.
 Hal ini diakui Cindy, selaku pelaku UMKM Binaan Bank NTT Kantor Cabang Khsus.
“UMKM Anya’s Bakery menjual produk yang terbuat dari pangan lokal yakni Kelor, Ubi Ungu, Kacang dan Jagung,” ujar owner Anya’s Bakery, Cindy kepada Koranntt.com, Selasa 12 Desember 2023.
Cindy mengatakan, dirinya menjadi UMKM Binaan Bank NTT Cabang Khusus sejak tahun 2022 silam.
Ia menjelaskan, semua produk yang dijual seperti stik ubi ungu dan kuping gajah yang terbuat dari kelor, sudah melalui pemeriksaan BPOM dan aman untuk dikonsumsi. “PIRT, halal, dan HAKI juga sudah lulus tes BPOM,” terangnya.
Selama menjadi UMKM Binaan Bank NTT, Cindy mengaku sering mendapat bantuan, baik itu modal usaha maupun promosi dari Bank NTT.
Terpisah Epifania Lebre, salah satu anggota pelaku UMKM Mindari dari Desa Noelbaki, kabupaten Kupang mengatakan, pihaknya diundang oleh Bank NTT untuk mengikuti Bazar UMKM di kegiatan Lomba Nyanyian Kidung Natal 2023 yang dikenakan pada 13 s.d 16 Desember 2023 di Lippo Plaza Kupang.
Epifania Lebre mengatakan, pada tahun 2015, dia bersama anggota lainnya meminjam modal usaha dari Bank NTT sebesar Rp75 juta, untuk membangun rumah produksi UMKM Mindari, dan sisanya usaha.
“Awalnya kami meminjam modal dari Bank NTT Rp75 juta untuk membangun rumah produksi UMKM Mindari yang beralamat di RT.15/RW.07 Desa Noelbaki. di rumah produksi itu kami yang beranggotakan 10 merintis usaha kuliner, yaitu keripik pisang caramel manis, minyak gosok, minyak kemiri, serta kuliner lainnya”, kata Epifania Lebre.
Menurutnya, produk kuliner yang digelutinya sejak tahun 2015 banyak diminati, baik yang pesan secara online dan juga yang beli secara langsung.
“Beberapa pelanggan kami yakni Bank NTT dan Dekranasda NTT. Setiap kali pesan Rp1.500.000 sampai Rp2.5000.000”, ujarnya.
Sementara itu, Theresia Hera (Marketing Communication) CV. Magna Jaya, saat ditemui secara terpisah mengatakan, pihaknya mendapat undangan dari Bank NTT untuk ikut dalam kegiatan Bazar UMKM.
Pada kesempatan tersebut, dia memasarkan produk Sombra Coffee.
“Ada beberapa varian dari sombra Coffee arabica Bajawa premium full washed, arabica Bajawa full washed, dan modhe blend”, katanya.
Menurut Theresia, untuk Graos Coffee ada dua varian, yaitu kopi murni dan kopi ditambah gula. Graos coffee dapat dibandrol dengan harga terjangkau dan ekonomis.
Graos Coffee dan Sombra Coffee dibawah manajemen CV. Magna Jaya yang beralamat di Jalan UKI Tau, no. 1 Futsal Tanamera Liliba, Kota Kupang.
Menurut Theresia, Produk Graos Coffee menjadi salah satu produk UMKM binaan bank NTT. (***)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories