
Kupang,lensantt.com – kekerasan terhadap anak didik kembali terjadi di kupang nusa tenggara timur . Sandi Nule siswa Kelas Lima Sekolah Dasar (SD) Inpres Naimata Kupang ini disiksa oleh salah seorang guru Honorer Keitza Yamima Kadja dengan cara ditampar dan dibenturkan ke tembok sekolah hingga pingsan.
Kadja tega melakukan hal tersebut lantaran kesal dengan Sandi yang ingin meminta ijin ke toilet saat Kadja sedang mengajar. Akibat perbuatan guru Honorer tersebut Sandi Nule harus dilarikan ke RS. Bayangkara Kupang.
kepada wartawan di RS. Bayangkara Kamis (22/10) sandi mengaku, dirinya dipukul menggunakan tangan sebanyak tiga kali dibagian kepala hingga pingsan dan dirinya tersadar setelah di rumah sakit, saya dipukul dan kepala saya dibenturkan ke timbok,” ujarnya.
sementara itu ibu korban krispina Nule mengakui, dirinya yang mendapat mengetahui kejadian tersebut karena dihubungi pihak sekolah via telepon seluler. Dia melanjutkan, mendengar berita tersebut dia langsung bergegas menuju sekolah. namun setibanya di sana pihak sekolah mengatakan bahwa anaknya sudah dibawa ke rumah sakit.
Pihak kepolisian yang mendapat informasi penganiayaan langsung turun ke sekolah untuk mengambil data namun pihak sekolah yang di temui mengakui telah melakukan upaya damai dengan pihak keluarga.
Ironisnya, Kadja terus menghindar dari wartawan. Sambil, mengancam akan membuat perhitungan dengan keluarga siswa apabila berita ini di turunkan.
Hingga berita ini diturunkan siswa tersebut masih terbaring lemah di RS. Bhayangkara Kupang. (ikz)

