More
    BerandaNTTSentuhan Kasih Bank NTT Soe untuk Anak Panti,  Berbagi Harapan di Ume...

    Sentuhan Kasih Bank NTT Soe untuk Anak Panti,  Berbagi Harapan di Ume Manekan

    SoE, Lensantt.com – Perayaan hari ulang tahun tidak selalu identik dengan pesta, panggung hiburan, atau seremoni. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bank NTT, keluarga besar Bank NTT Cabang Soe memilih memulai perayaan dengan berbagi kasih kepada anak-anak panti asuhan.

     

    Sabtu (4/7/2026), puluhan pegawai Bank NTT Cabang Soe yang dipimpin Kepala Cabang Egbert D.E. Balukh mengunjungi dua panti asuhan di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yakni Panti Asuhan Ume Manekan dan Panti Asuhan Anugerah di Kelurahan Nunumeu.

     

    Mereka datang bukan sekadar membawa bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan kebersamaan, perhatian, dan harapan bagi anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua.

     

    Di Panti Asuhan Ume Manekan, rombongan disambut hangat oleh Opa Kristian, sosok sepuh berusia lebih dari 90 tahun yang hingga kini masih setia mendampingi perjalanan panti tersebut. Dengan suara lirih namun penuh semangat, ia menceritakan perjalanan panjang panti asuhan dalam merawat dan membesarkan anak-anak yang membutuhkan kasih sayang.

     

    Suasana semakin mengharukan ketika anak-anak panti mempersembahkan pujian rohani. Lantunan lagu yang sederhana namun penuh ketulusan membuat ruangan dipenuhi rasa haru. Beberapa tamu tampak menitikkan air mata menyaksikan senyum dan semangat anak-anak yang menyanyikan pujian dengan penuh sukacita.

     

    Bagi Opa Kristian, kehadiran Bank NTT bukanlah sebuah kebetulan.

     

    “Kehadiran Bank NTT hari ini bukan karena kebetulan. Semua ini adalah rencana Tuhan. Apa yang dibawa hari ini merupakan berkat yang Tuhan gerakkan melalui Bank NTT bagi anak-anak kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

     

    Perjalanan berbagi kemudian berlanjut ke Panti Asuhan Anugerah, yang juga disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak panti.

     

    Pengelola panti, Pdt. Matius Missa, menjelaskan bahwa saat ini Panti Asuhan Anugerah membina 18 anak yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

     

    Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bank NTT yang memilih berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti dalam momentum perayaan ulang tahun perusahaan.

     

    Sementara itu, Kepala Bank NTT Cabang Soe, Egbert D.E. Balukh, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata komitmen Bank NTT untuk terus hadir di tengah masyarakat.

     

    “Kami ingin momentum HUT Bank NTT menjadi kesempatan untuk berbagi kasih dan menghadirkan sukacita bagi saudara-saudara kita, khususnya anak-anak panti asuhan. Kehadiran kami bukan semata membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan, harapan, dan kasih yang menjadi bagian dari nilai-nilai Bank NTT,” katanya.

     

    Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti sekaligus menjadi motivasi agar mereka terus belajar dan mengejar cita-cita.

     

    “Setiap anak memiliki masa depan yang cerah. Jangan pernah berhenti bermimpi, teruslah belajar, berdoa, dan percaya diri. Bank NTT akan terus berupaya hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata,” tambahnya.

     

    Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT ke-64 Bank NTT yang akan diperingati pada 17 Juli 2026.

     

    Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini mengandung pesan bahwa keberhasilan sebuah lembaga keuangan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis dan capaian aset, tetapi juga dari kepeduliannya terhadap masyarakat.

     

    Di balik bingkisan yang diserahkan, tersimpan harapan agar anak-anak panti tetap optimistis menatap masa depan. Sementara bagi keluarga besar Bank NTT, senyum tulus, doa yang dipanjatkan, dan kehangatan yang tercipta sepanjang kunjungan menjadi hadiah paling bermakna dalam menyambut usia ke-64.

     

    Sebab pada akhirnya, makna sebuah perayaan bukan terletak pada kemeriahannya, melainkan pada seberapa banyak harapan yang mampu dihidupkan dan hati yang berhasil disentuh.(***)

    Komentar Anda?

    Must Read

    spot_img
    error: Tidak boleh di Copas