Beranda Hukrim Wanita  Asal Sabu Ini mengaku Diperkosa Lima Pria Tak Dikenal 

Wanita  Asal Sabu Ini mengaku Diperkosa Lima Pria Tak Dikenal 

Kupang,lensantt.com – Nasib Naas menimpa NHB (25) wanita yang berasal dari kabupaten sabu raijua pasalnya, ia di setubuhi oleh lima pria tidak diketahui identitasnya.

Kepada wartawan Senin, (24/12/2018) do kelurahan Bakunase, NHB mengisahkan, awalnya ia diajak oleh temannya bernama Dedi Nale ke Naff Karaoke pada sabtu (15/12/2018).

Ia mengaku, kalau di Naff Karaoke mereka sempat bersama-sama meneguk minuman keras.

“Kami minum vodka dan bir tiga botol,” kata dia.

Setelah meneguk minuman keras, korban mengaku, tak lagi sadarkan diri. Sekitar minggu siang minggu (16/12/2018) sekitar pukul 11.00 wita lanjut dia, ia tersadar dan sudah berada di penginapan petra.

Menurut korban dari pengakuan resepsionis Hotel petra bahwa ia disetubuhi secara bergantian oleh lima pria.

” Kaka menurut resepsionis beta (saya) di perkosa lima orang pertama dua orang masuk duluan habis baru 3 orang lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Penuhi Permintaan Gubernur, Walikota Kupang Akan Bebaskan Kota Kupang Dari Sampah  

Menurut korban, dirinya tidak sadarkan diri saat ia diperkosa.” Saya tidak sadar saat diperkosa,” ujarnya.

Korban menngaku, kalau dia sempat mmgeluarkan darah saat buang air kecil (kencing).” Saat saya kencing ada darah keluar dari vagina saya,” tuturnya.

Korban mengaku, telah melaporkan kasus ini ke Unit Perempuan Dan Anak (PPA) Polresta Kupang Kota pada senin (17/12/2018).

 

Ia juga bersama pihak polresta kupang kota sudah mendatangi Hotel Petra untuk mengambil keterangan ressepsionis sebagai saksi.

Namun sampai saat ini, Terlapor atas Nama Dedi Nale masih berkeliaran bebas.” Saya sudah lapor tapi dedi masih jalan-jalan diluar,” kata dia.

Sementara itu, Dedi Nale dihubungi Media ini Via telepon seluler Senin (24/12/2018) membantah pernyataan korban ia menegaskan, saat itu Korban dalam keadaan mabuk parah bahkan sempat membuat keributan dijalan.

Baca Juga :  Kabar Gembira!!! TCP Gelar Audisi Model Di Kupang
Baca Juga :  Gubernur Dan Wagub NTT Siap Hadapi Penyelundup TKI Ilegal

“Ia sudah mabuk  parah,” kata dia.

Melihat keadaan itu, ia mengantar korban ke Hotel petra untuk beristirahat. Ia menambahkan, setelah mengantar koraban  ia langsung pulang rumahnya.

“Habis antar saya langsung pulang,” kata dia

” Saya juga pesan  kepada resepsionis agar menyuruh dia pulang kalau  sudah sadarkan diri,” tambah dia.

Ia juga menuturkan, kalau korban yang ingin ikut rombangan dia (Dedi Nale) ke NAFF karaoke dan Pub Maz.

” Dia yang mau ikut bukan saya yang ajak kami mau pindah ke Pub Maz juga dia bersikeras untuk ikut,” tegasnya. (Ikz)

 

 

 

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Warga Naimata Ditemukan Gantung Diri

Kupang,lensantt.com - SM (57)Warga RT 02 RW 01 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan dengan adanya penemuan mayat seorang wanita,...

GKH Dilauncing, Walikota Kupang Ingatkan Tanam Pahon Dan Jaga Lingkungan

KUPANG,Lensantt.com.Pemerintah Kota Kupang kembali melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, tepatnya di lokasi Jembatan Petuk II, Sabtu (11/07/2020). Kegiatan yang dimotori oleh...

Tim Pansus DPRD TTS Bongkar “Aib” SKPD

Soe, lensantt.com- Tim Pansus LKPJ DPRD TTS telah selesai menjalankan tugas mereka pada Sabtu  (11/07/ 2020). Sesuai aturan Tim Pansus menyampaikan, laporan melalui Rapat Paripurna...

Warga Sabu Raijua Bakal Dilayani Kapal Cepat Berbahan Aluminium

Kupang,lensntt.com- Warga Sabu Raijua Bakal mendapatkan kapal baru berbahan Aluminium menggantikan Kapal Cantika. Kapal motor tersebut, akan beroperasi mengangkut para penumpang tujuan Sabu-Kupang. Bupati Sabu Raija...

Pansus Temukan Dugaan Penlah Gunaan Dana Senilai 3,5 Miliar, Marten Tualaka : Kasus ini Harus Diusut Tuntas

Soe, lensantt.com-  Panitia khusus (Pansus) DPRD TTS kembali Turun ke lapangan pada sabtu 11 juli 2020. Kegiatan ini, menjadi hari terakhir dari perjalanan hari terakhir...