Kupang,lensantt.com – Duka selimuti pengemar dan pemain si Kulit bundar. Pasalnya, Salah satu pemain sepak bola terbaik asal Kota Kupang Angki Ndun menghembuskan napas terakhir pada Kamis, (16/12/2021).
Nama seorang Angki Ndun tak asing di telinga para pesepak bola NTT. Selalu menjadi pertahanan tanggung  di PSK Kupang.
Dibesarkan oleh Sikumana Putra di bawah kepemimpinan Apolos Frarare dan selalu berlari di sebuah lapangan Moina Sikumana Angki menjadi mapan di lini belakang.
Karena tanggung jawannya ia selalu menadapat kepercayaan penuh ia selalu nendapat posisi terbaik 2×45 menit ia diberi tangung jawab menjaga lini belakang.
Nomor punggung 13 selalu menghiasi di belakang putra Asal Rote Ndao ini.
Angki Ndun di kenal pemuda yang ramah tapi tipe petarung dia tak pernah kenal lelah saat berdiri di Lapangan Hijau.
Karna kemahirannya ia pun naik tingkat dengan kepercayaan bermain di klub liga Tiga Persikuba Samarinda dimana ia menghembuskan napas terakhirnya.
Setelah kepergiannya Club Bola Sikumana Putra merasa kehilangan. Bagaimana tidak, Angki yang selalu membawa pulang piala telah berada di alam lain.
Tanda duka cita itu warga Sikumana, pemain dan mantan pemain Sikumana putra menggelar Seribu Lilin di Lapangan Moina.
Saat membakar lilin para Punggawa Sikumana Putra membentuk Lilin dengan Tulisan “RIP ANGKI NDUN 13”
Suasana duka menghiasi aksi itu, ada yang terisak menangis tanpa sadar ada jiga teman terdiam tanpa kata semua karna rasa kehilangan.
Sang petarung muda di Lapangan hijau telah pergi tanpa pesan. Ia menghadap sang khalik tanpa sahabat, teman bermainnya tahu.
Tapi semangatnya tetap tertanam di hati para pemain khususnya di Sikumana Putra.
Selamat jalan Angki Ndun Sang Petarung lapangan Hijau. Kami Adalah saudara, sahabat yang akan mengingatmu sepanjang masa. (Ikz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here