Kupang, lensantt.com- “Hanya mereka yang bertahan dan berserah kepada Tuhan yang akan menjadi Pemenang,”  Kalimat inilah pantas disandang Ny. Rowiy R. F. Fishbach. Pasalnya, karena ketabahan dan berserah kepada Tuhan membuat seorang Wanita Cantik Asal NTT menjadi orang sukses di Amerika Serikat.

Jika tahu bagaimana perjuangan hidup Ny. Rowiy Fishbach maka mungkin sebagian orang akan merasa iba.

Bagaimana tidak, sebelum sukses Ny. Rowiy Fishbach pernah menjalani hari-hari yang sangt sulit. Ia berjuang seorang diri di negara itu.

Tahun 1992 bersama ayahnya Ely Fangidae yang berprofesi sebagai misionaris, ia menginjakkan kakinya di AS.

Awal perjuangan dimulai dari sini, saat sampai ke Amerika, ia tidak mengenal siapapun disana. Maka Ny. Rowiy memilih tinggal dengan warga Kupang yang berdiam di Amerika.

Tujuh bulan lamanya Ny. Rowiy tinggal berpindah-pindah di tiga rumah warga Kupang yang tinggal di Los Angeles.

Ketika uang yang dibawanya habis, sementara dirinya belum mendapat kerja sehingga tidak bisa lagi membayar uang kos.

“Saya diusir oleh mereka dan waktu tinggal di rumah mereka, saya hanya tidur di sofa, bukan di kamar tidur. Sakit rasanya hati saya, apalagi ketika saya mendengar perkataan mereka bahwa mereka tidak akan menerima saya kembali jika saya hanya mau tinggal cuma-cuma tanpa membayar,” kata dia.

Kisah pilu itu ia rasakan sendiri, lorong-lorong, ditaman, belakang pabrik, rumah kosong juga  kuburan menjadi tempat ia merebahkan kepala untuk beristrahat.

Ia berjalan tanpa arah. Tapi karena kegigihan, tekun, dan terus berbuat baiklah, sehingga bisa menghantar Ny. Rowiy Fishbach ke puncak kejayaan.

Dan akhirnya, ia mendapatakan pekerjaan menjaga orang-orang di usia senja. Ia memberi pelayanan maksimal, ia menjaga mereka dengan ketulusan. Tak ayal setelah meninggal orang-orang tersebut mewariskan harta mereka ke Ny. Rowiy Fishbach

Dari pekerjaan itulah berkat pun datang kepada Ny. Rowiy Fishbach. Setiap kali  orang yang di jaganya meninggal sisa harta diberikan untuk Ny. Rowiy Fishbach.

Dari semua orang lanjut usia yang ia rawat, wanita berhati emas ini pernah menjaga Mantan Artis Telenovela Amerika Serikat  Verna Elise Brown selama 14 Tahun.

Karena kasih sayangnya kepada mantan artis ini maka sebelum meninggal, Verna Elise Brown melalui Akta Notaris menghibahkan hartanya berupa 3 Buah Rumah, 1 Buah Apertemen 1 Buah Rumah Cabin yang digunakan saat liburan dan tanah seluas 32 Ha dan sejumlah uang.

Kendati bergelimang harta, wanita berparas cantik ini tidak menikmati sendiri.

Ny. Rowiy Fidhbach berbagi dengan warga NTT, setiap bulan puluhan juta uang yang ia kirim kemudian diberikan untuk yang benar-benar membutuhkan.

Yahh…Wanita berdarah Rote dan Sabu ini memiliki hati yang begitu tulus. Ia tidak pernah berpikir soal berapa uang pribadi yang dikeluarkan asalkan bisa membantu mereka yang membutuhkan.

Tidak main-main dari harta itu ia berbagi. Sejak tahun 2011 setiap bulan ia mengirimkan uang bernilai fantastis kemudian dibagikan ke para penerima yang membutuhkan.

Ny. Rowiy Fishbach juga memberi beasiswa kepada anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi.

Betapa mulianya hati Ny. Rowiy, wanita yang berjuang sendiri saat susah. Tapi ketika berada dipuncak masih mau melihat saudara-saudaranya di NTT. Tentunya doa yang tulus dari para penerima bantuan semoga Tuhan selalu memberi rejeki dan umur panjang untuk Ny. Rowiy Fanggidae Fishbach.

 

Berbagi di momen Ulang Tahun

Seperti biasa tiap bulan melalui timnya Ny. Rowiy Fishbach memberikan uang kepada masyarakat NTT yang sudah di data oleh tim.

Tapi kali ini agak berbeda, pembagian tersebut bertepatan dengan momen Ulang Tahun anggota keluarga ini pada Kamis, 5 Mei 2022.

Ny. Rowiy R.F. Fangidae merayakan ulang tahunnya yang ke – 54, Mr. Jhon Fishbach yang ke – 51 dan Rindu yang ke – 17 tahun.

Tidak tanggung-tanggung kali ini sebanyak 64 KK yang diwakili oleh 20 orang jompo dari Jemaat Galilea, gereja yang didirikan oleh ayahnya yaitu Bapak Ely Fangidae. Bantuan ini dibagi dengan angka bervariasi mulai dari Rp. 750.000,- hingga Rp. 2.000.000,- tergantung jumlah anggota keluarga.

Jumlah tersebut tentunya sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Apalagi di tengah pandemi tentunya sangatlah berarti bagi kaum marginal.

Tangis Haru Warnai Momen Ultah

Pembagian uang itu jadi momen tesendiri. Tangis haru para penerima menjadi tontonan para tamu undangan yang hadir saat itu.

Terlihat setelah menerima amplop beberapa orang langsung memeluk Edwin Fangidae yang mewakili keluarga Fishbach

Entah apa yang dirasakan para penerima. Namun mereka merasa beban keuangan sedikit teratasi dengan bantuan tersebut.

Tangisan para penerima ini membuat seantero ruangan ikut merasakan suasana haru itu.

Pemberian Ny. Rowiy Fishbach benar-benar mengobati kekurangan para keluarga ini.

Dan diyakini karena tulusnya hati Ny. Rowiy Fishbach sehingga kendati jauh rasa tulus itu juga dirasakan para penerima.

Apa yang dilakukan Ny. Rowiy Fishbach bukan untuk mencari popularitas. Tapi karena cintanya kepada warga NTT sehingga walaupun berada ditempat yang jauh namun dia masih peduli dengan warga yang masuk kategori kaum marginal.

Bukan hanya itu, Ny. Rowiy Fishbach juga memberi modal untuk pelaku Usaha Kecil Menegah (UMKM) yang  berjualan maupun untuk usaha buka kios.

Hebatnya, bantuan itu bukan saja di Provinsi NTT tapi juga sampai ke Surabaya, Cimahi, Palu dan Lampung dengan nilai yang diberikan bervariasi dari 5-10 juta tercatat sudah sebanyak 75 pelaku UMKM yang sudah mendapat bantuan itu.

“Sudah diberikan kepada 75 orang. Bukan saja di NTT tapi juga ada di Surabaya, Cimahi, Palu dan Lampung, dan modal usaha cuma-cuma mulai dari 5 juta sampe 10 juta,” jelas Ny. Rowiy Fishbach.

Ny. Rowiy Fishbach juga memberi bantuan di bidang pendidikan untuk anak-anak dan orang tua mereka yang adalah kaum mariginal. Seperti para pemulung dan pedagang kaki lima. Biaya pendidikan berupa biaya kuliah di Perguruan Tinggi, juga biaya stimulus anak-anak yang duduk di bangku SD sampai SMA.

Tidak hanya itu, Ny. Rowiy Fishbach juga melakukan kegiatan Bedah Rumah bagi masyarakat yang sama sekali rumahnya tidak layak huni. Bedah Rumah Persekutuan Doa juga Bantuan Pembagunan Gereja di pelosok

Totalitas dalam membantu masyarakat tidak perlu diragukan lagi. Karena terbukti, Ny. Rowiy Fishbach juga memberi bantuan biaya-biaya pengobatan, bayar BPJS bagi pemulung serta tukang sapu jalanan sebanyak 127 orang.

Dan pada momen natal Ny. Rowiy Fishbach membuat acara Natal bersama Keluarga Fangidae dan seluruh warga kurang mampu di Restaurant Nelayan Kupang.

Setelah apa yang dilakukan Ny..Rowiy R.F. Fishbach dengan ketulusan dan cinta kasihnya tidak akan dapat di balas oleh para penerima dengan materi. Namun Doa yang Tulus tentunya akan dipanjatkan pada Sang Pencipta agar pemilik hati mulia Ny. Rowiy R.F. Fishbach selalu sehat, umur panjang dan selalu mendapatkan berkat yang melimpah.

Penulis : Izack Kaesmetan

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here