Beranda Ekbis Keputusan Kontraversi Wasit Di ETMC, Dari Walk Out Persami Hingga Kecewanya PSKK...

Keputusan Kontraversi Wasit Di ETMC, Dari Walk Out Persami Hingga Kecewanya PSKK Kupang

Betun, lensantt.com – El- Tari Memorial Cup (ETMC) di Kabupaten Malaka menuai banyak cerita ada teriakan kemenangan hingga pekikan kekecewaan dari para pemain, pelatih, juga ribuan penonton.
Pembukaan yang begitu megah, ternyata tidak menjamin perhelatan ajang dua tahunan ini berjalan sesuai dengan harapan penonton.
Namun, dari semua kejadian yang terjadi keputusan kontraversi dari wasit yang paling mencolok.
Dari beberapa keputusan sang “Tuhan” dilapangan hijau ini, membuat banyak yang kecewa bahkan meradang dan paling dirasakan adalan Persami maumere dan PSKK Kupang.
Akibatnya, club Persami Maumere harus memilih angkat koper dan meninggalkan kabupaten Malaka kendatipun masih menyisakan beberapa pertandingan.
Hal itu dilakukan, sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit saat laga antara Persami Maumere dan PERSS So’E Kamis (11/07/2019).
Bukan hanya Persami Maumere, PSKK Kota Kupang juga mengalami hal yang sama mereka kecewa dengan keputusan Wasit saat yang menganulir gol penyeimbang pada laga antara PSKK Kupang vs Persemal (Manumeo) Kamis (11/07/2019).
Mereka begitu kecewa dengan apa yang terjadi, bukan soal kekalahan tapi proses saat pertandingan yang dinilai tidak Fair.
Pelatih PSKK Kupang Zet Adoe ketika dihubungi via WhatsApp (WA) mengatakan, dirinya begitu kecewa dengan keputusan wasit karena jika dilihat dari gol tersebut tidak ada pelanggaran yang terjadi.

Pelatih PSKK Kupang Zeth Adoe

” pulang langsung tidur kecewa berat dengan keputusan wasit, ” kata dia.
Bisa dimungkinkan, keputusan wasit tersebut lantaran pertandingan tersebut PSKK Kupang berhadapan dengan tuan rumah.
“Biar tidak usah main lawan malaka kalau cara  modelnya seperti ini, ” tegasnya.
Apa mau dikata,  apapun keputusan Wasit tentunya tidak dapat diganggu gugat karena dialah sang “Tuhan” di lapangan hijau.
Kecewa, marah hanya bisa dirasakan kemudian disimpan rapi-rapi. Karena, tidak bisa berbuat apa-apa.
Tapi jika keputusan itu benar kesalahan wasit, maka PSSI NTT harus mengambil sikap tegas kepada para wasit.
Mengapa?? Karena Keputusan kontraversi dari para pengadil di lapangan ini sangat berpengaruh kepada mental pemain dan tentunya akan sampai kepada kemajuan sepak bola di NTT.
Para wasit yang diberi kepercayaan penuh ini, harusnya menjalankan amanah mulia ini sehingga sepak bola NTT bisa menju kancah nasional.
Dan jika kepercayaan itu, dilakoni dengan baik bisa saja ada utusan wasit dari NTT untuk berlari di tengah lapangan hijau di liga 1 nasional.
Semua masyarakat NTT tentunya, menanti sebuah kisah manis tentang sepak bola NTT. Namun, dapatkah ini terwujud?? Ada tanggung jawab besar PSSI NTT dan semua elemen yang mencintai sepak bola NTT. (Ikz/red)
Baca Juga :  Hari Ini, KPU Kota Kupang Tetapkan Balon Walikota Dan Walikota
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Warga Naimata Ditemukan Gantung Diri

Kupang,lensantt.com - SM (57)Warga RT 02 RW 01 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan dengan adanya penemuan mayat seorang wanita,...

GKH Dilauncing, Walikota Kupang Ingatkan Tanam Pahon Dan Jaga Lingkungan

KUPANG,Lensantt.com.Pemerintah Kota Kupang kembali melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, tepatnya di lokasi Jembatan Petuk II, Sabtu (11/07/2020). Kegiatan yang dimotori oleh...

Tim Pansus DPRD TTS Bongkar “Aib” SKPD

Soe, lensantt.com- Tim Pansus LKPJ DPRD TTS telah selesai menjalankan tugas mereka pada Sabtu  (11/07/ 2020). Sesuai aturan Tim Pansus menyampaikan, laporan melalui Rapat Paripurna...

Warga Sabu Raijua Bakal Dilayani Kapal Cepat Berbahan Aluminium

Kupang,lensntt.com- Warga Sabu Raijua Bakal mendapatkan kapal baru berbahan Aluminium menggantikan Kapal Cantika. Kapal motor tersebut, akan beroperasi mengangkut para penumpang tujuan Sabu-Kupang. Bupati Sabu Raija...

Pansus Temukan Dugaan Penlah Gunaan Dana Senilai 3,5 Miliar, Marten Tualaka : Kasus ini Harus Diusut Tuntas

Soe, lensantt.com-  Panitia khusus (Pansus) DPRD TTS kembali Turun ke lapangan pada sabtu 11 juli 2020. Kegiatan ini, menjadi hari terakhir dari perjalanan hari terakhir...