Gunakan Pemain Ilegal,  Bante FC Gugat  Tim NTB

  • Whatsapp
Kupang, lensantt. Com – Tim sepak Bola Bank NTT (Bante)  Fc akhirnya ,  menggugat Tim CV . Tirta Abadi Mataram- NTB.  Pasalnya,  tim tersebut diduga menggunakan pemain ilegal pada pertandingan Liga Pekerja Kamis (05/04/2018).
Manager Tim Bante fc Rahman Saleh ditemui media ini ini diruang kerjanya Senin (09/04/2018) Menegaskan,  Gugatan terpaksa harus dilaayangkan Pihak Bante FC karena parsyartan administrasi seluruh pemain Cv.Tirta Abadi diduga dimanipulasi.
” Kami sudah layangkan gugatan itu terpaksa kami lakukan karena ada dugaan mereka gunakan pemain ilegal, ” kata dia.
Saat ini lanjut Rahmat, pihak bante Fc telah mengumpulkan bukti-bukti pendukung seperti,  kartu BPJS pemain yang di buat secara serentak.  Bahkan,  lanjut dia,  dari hasil penelusuran tim salah satu pemain berprofesi sebagai guru.
” bukti- bukti sudah kami kumpulkan, ” tegasnya.
Ia menegaskan,  Bante Fcr telah melayangkan gugatan ditingkat panitia dan pusat hanya menunggu keputusan.  Dari bukti yang ada dirinya meyakini Bante Fc akan memenangkan gugatan tersebut.

“Secara resmi kita sudah menyampaikan gugatan kita, sudah diterima dan dibahas di tingkat panitia regional dan komisi displin. Sesuai regulasi, panitia dan komisi disiplin tidak berhak memutuskan, hanya panitia pusat yang memutuskan. Sehingga, kita sudah mendapat informasi bahwa gugatan kami akan diputuskan di Jakarta, ” ujarnya.

Rahmad menambahkan, dalam pertemuan di tingkat pusat nanti, panitia pusat mengundang Panitia Regional, Komtek Provinsi, Manager kedua tim, dan Kadisnakertrans Provinsi NTB. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya, sehingga proses ini segera ada keputusannya.

Menurut Rahmad, sikap yang bante FC lakukan sudah ada persetujuan Pimpinan Bank NTT. Bahkan, pimpinan meminta agar menunstaskan gugatan ini sesuai mekanisme regulasi yang sudah disepakati.

“Ada tiga poin penting yang sudah kami sampaikan yaitu status pemain yang bekerja di dua perusahaan, BPJS pemain yang diurus Maret 2018, dan Marque Player yang tidak didaftarkan. Banak juga bukti-bukti yang sudah kami dapatkan bahwa pemain CV Tirta Abadi NTB itu rata-rata bukan pekerja asli di perusahaan tersebut, namun hanya pegawai yang dipekerjakan pihak perusahaan saat event Lipesia ini berlangsung. Kita semua sudah siapkan buktinya,” tegas Rahmad.

Pelatih kepala Bante FC Johni Lumba mengatakan pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan manajemen Bante FC di Mataram.

“Kami sudah lakukan tugas kami di lapangan. Ternyata, apa yang dilakukan manajemen di luar lapangan juga sangat menentukan nasib Bank NTT ke nasional. Saya cermati, ternyata hasilnya nanti saya kira kita bisa lolos ke seri nasional,” ujar  dia.  (Ikz)

Komentar Anda?

Related posts