Kupang,lensantt com- Perhelatan Politik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT mulai dihelat.
Setiap pasangan calon mulai turun ke masyarakat sebagai konstituen untuk menyampaikan program mereka.
Setiap pasangan tentunya punya ide-ide cemerlang untuk membuat provinsi NTT kedepan
Begitu juga dengan Calon Gubernur Simon Petrus Kamlasi yang punya mimpi besar untuk. Kemajuan provinsi NTT.
Dalam pertemuan bersama awak media Selasa, 24 September 2024 ada kalimat sederhana yang menggugah nurani
“Tinggalkan Mata air untuk anak cucu bukan Air Mata” kalimat ini punya makna yang mendalam
Artinya, ketika. Mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin. Maka yang akan ia lakukan bukan hanya kesejahteraan sesat tapi untuk anak dan cucu ke depan.
Sebagai orang cerdas dan pekerja keras Simon Petrus Kamlasi pastinya sudah merancang strategi program ke depan
Dalam pertemuan tersebut Simon Petrus Kamlasi menyampaikan, untuk meningkatkan hasil bagi para petani pastinya harus tersedia ketersediaan air yang cukup
“Kita harus membuat jebakan air agar tidak semuanya kelaut,” kata dia
Untuk jangka panjang ia berencana mengerahkan seluruh elemen untuk berpartisipasi menanam pohon beringin dan bambu dipinggir kali mati maupun yang dialiri air.
Sebab, setelah besar kedua pohon tersebut akan menyerap udara sehingga bisa memunculkan mata air baru
Untuk pengembangan hasil pertanian jangka pendek maupun menengah Ia juga telah menyiapkan, alat yang ditemukan sendiri yakni, pompa air hidrolik.
Bukan hanya itu, jika terpilih nanti dia bersama pasangannya Andreas Garu akan berusaha membangun Embung sebanyak mungkin air dari kali saat musim penghujan diri alirkan ke embung sebagai tempat berlindung.
Ia mengatakan, dengan sistem yang nantinya masyarakat yang bertani maupun berkebun tidak lagi kesulitan air
“Para petani bisa saja panen dua kali setahun, bahkan bisa pada musim kemarau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pompa Hidrolik buatannya sudah pernah dipakai oleh warga NTT dan terbukti bisa menghasilkan air yang banyak
Buatannya ini berawal dari mekanisme tolak balik meriam yang dapat diterapkan untuk mendorong perlawanan udara terhadap gravitasi dengan mengaplikasi mekanika fluida (hukum paskal, archimedes, dan kontinyuitas benoli) sebagai dasar pembuatan pompa hidrolik.
Akhirnya berkat ilmu pengetahuan, kesungguhan dan kegigihan yang dimilikinya untuk membantu kesulitan masyarakat maka terwujudlah sebuah alat berupa pompa hidrolik sejenis pompa yang dapat menaikkan udara dari lembah-lembah kepegunungan tanpa menggunakan bahan bakar dan listrik sehingga hemat energi dan mudah perawatan.
Atas prestasinya membuat dan mengembangkan serta memasang sebanyak belasan buah pompa hidrolik di daerah-daerah khususnya yang terpencil di Propinsi NTT yang terkenal kekurangan udara selama ini.
Perhatian khusus tentunya juga untuk para UMKM. Akan ada dana untuk mendukung usaha mereka. “Akan ada pendampingan sehingga usaha mereka berkembang,” ujarnya
Semua program prioritas rakyat akan tertuang dalam visi misi. Pastinya, karakter paket Siaga yang lebih banyak bekerja ini akan membuat NTT lebih maju.
“Kami tipe pekerja, tak perlu banyak bicara,” ujarnya.(Ikz)

