More
    BerandaNTTSah, Direksi Bank NTT di Tetapkan, Charlie Paulus Jadi Dirut dan Rahmat...

    Sah, Direksi Bank NTT di Tetapkan, Charlie Paulus Jadi Dirut dan Rahmat Saleh Direktur Umum dan SDM,

    Kupang, Kupang, lensantt.com – Dar ruang rapat di lantai IV Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur pada Selasa siang, (12/11/2024), kabar penting bagi dunia perbankan daerah di ujung timur Indonesia resmi diumumkan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Pembangunan Daerah NTT, Gubernur Melki Laka Lena mengetuk palu penetapan Charlie Paulus resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank NTT.

    Keputusan ini menandai babak baru dalam perjalanan bank milik masyarakat Nusa Tenggara Timur itu. Setelah melalui proses panjang sejak RUPS Luar Biasa dan verifikasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nama Charlie Paulus akhirnya disahkan sebagai pucuk pimpinan baru.

    “Jadi RUPS Luar Biasa sebelumnya kita ajukan ke OJK. Setelah melewati proses di OJK maka kami tetapkan dalam RUPS-LB tadu yakni Direktur Utama dijabat oleh Pak Charlie Paulus,” ujar Melki Laka Lena yang juga bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank NTT.

    Selain menetapkan Direktur Utama, RUPS kali ini juga menata ulang jajaran direksi Bank NTT. Rahmat Saleh dipercaya menduduki kursi Direktur Umum dan SDM, Aloysius Geong sebagai Direktur Kredit, dan Heru sebagai Direktur Dana dan Treasury.

    Sementara Christofel Adoe ditunjuk sebagai Direktur Kepatuhan sementara, hingga persetujuan OJK untuk penetapan Revi, perwakilan dari Bank Jatim salah satu pemegang saham Bank NTT.

    Masih tersisa dua posisi strategis yang segera diajukan ke OJK, yakni Direktur Dana dan Direktur IT, yang menurut Melki akan diusulkan untuk diisi oleh Yohanes Landu Praing. Di jajaran komisaris, Donny Heatubun resmi menduduki posisi Komisaris Utama.

    “Sesuai dengan keputusan RUPS, malam ini saya akan keluarkan SK Gubernur NTT, untuk dilantik, agar tidak jadi kekosongan yang lama, sehingga bisa segera bekerja,” kata Melki. Pelantikan seluruh jajaran direksi Bank NTT dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 13 November 2025.

    RUPS tahun ini juga menjadi forum refleksi strategis. Para bupati dan wali kota pemegang saham Bank NTT tak hanya hadir sebagai peserta formal, tetapi turut menyampaikan rencana bisnis dan arah penguatan bank daerah ke depan.

    Melki Laka Lena menilai, partisipasi aktif para kepala daerah akan memperkuat posisi Bank NTT sebagai lembaga keuangan yang berpihak pada pembangunan ekonomi lokal.

    “Dengan cara seperti ini, keterlibatan pemegang saham yang intens seperti ini, kami percaya Bank NTT akan penuhi harapan kita semua,” ujarnya optimistis.

    Penunjukan Charlie Paulus bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan simbol harapan baru untuk Bank NTT — bank yang selama dua dekade terakhir menjadi denyut ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Di tengah tuntutan digitalisasi, tata kelola yang transparan, dan tekanan kompetisi antarbank, kehadiran jajaran direksi baru diharapkan mampu membawa Bank NTT memasuki era modernisasi dan kepercayaan baru.

    Dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi serta 22 kabupaten/kota sebagai pemegang saham, arah Bank NTT kini mengarah pada satu cita-cita: menjadi bank pembangunan daerah yang tak sekadar tumbuh, tetapi juga berdaya saing, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat NTT.

    Dan sore itu, di bawah langit Kupang yang mulai temaram, nama Charlie Paulus resmi terukir dalam sejarah panjang Bank NTT — menandai awal dari babak baru perjalanan ekonomi di bumi Flobamorata.(jrg)

    Komentar Anda?

    Lensa NTT
    Lensa NTT
    Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, sekretaris JMSI NTT.

    Must Read

    spot_img