Kupang,lensantt.com –  Begitu banyak Bankir yang ada di provinsi NTT. Namun ada sosok humanis dan rendah hati. Dialah Direktur Umum (Dirum) Bank NTT Johanis  Landu Umbu Praing.

Kerendahan hatinya sudah dikenal dikalangan pekrja bank NTT. Bagaimana tidak, ia jarang mengeluarkan kata dengan nada keras kepada bawahannya.
Walaupun, para bawahan berbuat salah dia tidak serta merta melakukan teguran keras di depan banyak orang.
Ia lebih memilih,  memberi teguran langsung kepada orang tersebut.
Tidak hanya itu sebagai salah satu petinggi bank NTT tentunya ia punya rancangan tersendiri dalam memajukann satu-satunya bank daerah ini.
“Sebagai karyawan di bank ini pastinya saya juga punya keinginan dan cara untuk memajukan bank NTT,” kata Direktur Umum (Dirum) Bank NTT Johanis  Landu Umbu Praing kepada media ini beberapa waktu lalu.
Salah satu yang telah dilakukan adalah meluncurkan aplikasi Core System. Apikasi dengan banyak manfaat itu tentunya bertujuan untuk memudahkan para nasabah bank NTT.
“Aplikasi ini punya banyak manfaat, dan yang kami lakukan untuk memudahkan para nasabah,” kata dia.

sistem aplikasi ini merupakan aplikasi inti perbankan berstandar dunia yang dipakai lebih dari 2000 bank di seluruh dunia dengan fitur regulasi yang terintegrasi dan lengkap seperti Antasena, Apolo, PSAK 71, APUPPT dan lain-lain dan telah mengikuti aturan regulasi atau roadmap arahan regulasi perbankan OJK Dan BI, serta Data Center tier tertinggi di Indonesia.

Baca Juga :  Di Kota Kupang, 66 Pasangan Ikut  Nikah Masal 

“Dengan T24 Bank NTT berharap semakin memperkuat Bank NTT sebagai salah satu bank digital di Indonesia serta menjamin sistem informasi dan teknologi dan ready for the future atau siap menghadapi masa depan. Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi Bank NTT karena peralihan sistem core banking dilakukan secara serentak di seluruh kantor cabang di Provinsi NTT dan Surabaya yang memiliki dua perbedaan waktu. Hal ini merupakan migrasi Bigbang yang pertama kali dilakukan oleh bank NTT serta dilakukan pada 250 Kantor Bank NTT,” tuturnya.

Langkah strategis ini menjadi fondasi transformasi teknologi Bank NTT untuk meningkatkan layanan perbankan yang dapat diakses nasabah maupun masyarakat di mana dan kapan saja.
Tujuan penggantian sistem ini, lanjutnya, untuk meningkatkan pelayanan bank NTT kepada nasabah terutama dalam hal proses otomasi tata kelola dan pengamanan serta mempersiapkan bank NTT menjadi Bank devisa dan bank yang siap menghadapi tantangan Indonesia 4.0 serta bank NTT dapat menjadi anchor bank bagi pelaku finansial dan fintech di provinsi NTT.

Umbu, sapaan akrab Johanis Umbu Landu Praing juga. Punya prinsip,  dia akan melaksanakan tugas sesuai tupoksi yang diberikan.

Baca Juga :  Juara Kontes Sapi, Bupati TTS Minta Warga Contohi Bambang Sianto

“PR terbesar kami adalah bagaimana menyelaraskan visi dan misi Gubernur untuk NTT Bangkit, NTT Sejahtera,” kata Umbu yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Corsec ini.

“Semua rencana bisnis yang sudah digagas Bank NTT pastinya akan dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu bersama rekan Landu Praing selalu menggelar kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti, sumbangan masker dan juga bantuan modal usaha untuk para pelaku UMKM. (Ikz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here